Breaking News:

Berita Palembang

Gelandang PS Palembang, Firmansyah Disiram Cuka Para oleh Pengendera Motor, Dirawat di Rumah Sakit

Firmasnyah (18) salah satu gelandang PS Palembang mengalami nasib naas saat pulang dari melaksanakan latihan sepakbola disiram cuka para.

ilustrasi
ilustrasi siram cuka para 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Firmasnyah (18) salah satu gelandang yang dimiliki oleh PS Palembang mengalami nasib naas saat pulang dari melaksanakan latihan sepakbola.

Firmansyah disiram cuka para oleh dua orang yang tidak dikenal saat mengendarai sepeda motornya.

Kejadian ini diketahui terjadi pada hari Senin (29/6/2020) lalu sekira pukul 16.00 WIB sepulang dari latihan sepakbola, tepatnya di Griya Mega Asri 2, Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Korban yang merupakan pemain di piala suratin dan sempat menduduki peringkat kedua nasional di tahun 2019 ini disiram cairan cuka para di bagian mukanya oleh dua orang yang tidak ia kenali.

Saat mencoba mengkonfirmasi kepada pihak keluarga, sang ibu Milawati (53) mengatakan kejadian ini bermula pada saat korban pulang dari bermain sepakbola.

Korban sudah curiga terhadap pelaku karena sudah mengikuti korban sejak pulang dari latihan sepakbola.

Tiba di lokasi, korban dipepet oleh pelaku menggunakan motor beat dan langsung menyiramkan cuka para kebagian sebelah kiri wajah korban.

Positif Covid-19 di Muaraenim Bertambah 2 Jadi 61 Orang, 27 Sembuh 37 Dirawat dan Satu meninggal

57 Personel Polres Muaraenim Naik Pangkat, 10 Orang Anggota Dilepas Kembali ke Masyarakat

Tiga Kasus Dugaan Maladministrasi Sekolah di Palembang Dilaporkan ke Ombudsman Sumsel

"Dia ni sudah curiga karena ada orang yang mengiringinya dilihat dari spion, dia ngebut pelaku semakin ngebut dan dipepetnya kemudian disiramnya menggunakan cuka para ke bagian kiri wajahnya," kata Milawati saat dihubungi via telepon, Rabu (1/7/2020).

Beruntungnya warga sekitar yang melihat korban langsung menolong korban dengan menyiram air mengalir ke bagian yang terkena siraman cuka para tersebut sehingga korban tidak mengalami luka yang cukup parah.

"Dia masih sadar waktu disiram itu, karena ada masyarakat jadi dia ditolong dan disiram air mengalir di bagian yang terkena cuka para tersebut," lanjutnya.

Setelah kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke RS Sriwijaya Palembang untuk diberikan pengobatan.

Menurut sang ibu, anaknya tidak mengalami luka yang cukup parah dan kondisi saat ini berangsur membaik.

"Ini mau dirujuk ke RSMH sebentar lagi, kondisinya stabil tidak terlalu parah karena cepat diberikan pertolongan," kata Milawati.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved