Berita Sriwijaya FC

Stoper Sriwijaya FC Ini Ungkap Satu Hal Yang Disesalkan Pulang Kampung Saat Virus Corona

Oleh-oleh khas Palembang menjadi makanan wajib yang harus dibawa saat berkunjung ke Palembang, hal inilah yang menjadi penyesalan

SRIPOKU.COM/Abdul Hafiz
Stoper Sriwijaya FC Marsel Yusuf Usemahu bersama putrinya, Cahya Alifa Usemahu buah kasih pasangan dengan Thaty Maruapey 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Oleh-oleh khas Palembang menjadi makanan wajib yang harus dibawa saat berkunjung ke Palembang, hal inilah yang menjadi penyesalan Stoper Sriwijaya FC Marsel Yusuf Usemahu.

Karena pulang pada saat pandemi Virus Corona, dirinya tak sempat lagi membawa paket pempek untuk dibawa pulang kampung ke Ambon, Maluku.

"Pulang ke Ambon tadinya juga mau bawa. Tapi karena keburu takut corona mau belanja keluar. Jadi sempet nyesel gak bawa pempek. Coba kalau virus gak bikin takut, kita bisa bawa makanan khas Palembang. Nantilah kalau habis kompetisi, saya harus bawa pulang pempek ke Ambon," ungkap Marsel.

Jelang awal kick off kompetisi Liga 2 lndonesia lalu, pesepakbola kelahiran Tengah Tengah, Maluku 23 Juli 1997 ini dua bulan lebih mengajak anaknya Cahya Alifa Usemahu dan istrinya Thaty Maruapey hidup bersama di Kota Palembang.

"Ya saya bawa anak istri ke Palembang selama dua bulan lebih. Respon istri bagus bisa jalan-jalan. Suka pempek ditraktir mbak May (Asisten Manajer SFC Mayumi Itsuwa). Saya ajak jalan istri dan Bang Mario juga," kata Marsel yang musim 2019 lalu memperkuat Tim 757 Kepri Jaya di Liga 3.

Hasil Swab Test 33 Pegawai Samsat Pagaralam, Satu Diantaranya Positif Covid-19

Limbah Covid-19 Bercampur Sampah Rumah Tangga, Bagaimana Jika Terangkut Pemulung

Inilah 5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Pria di Atas 40 Tahun: Jangan Paksakan Mengikuti Tren

Menurut pemain yang mengenakan kostum nomor punggung 23 ini, keluarganya cukup senang diajak hidup bersama di tempat dirinya merumput saat ini.

"Selama di Palembang, istri dan anak saya betah. Apalagi anak saya senang kalau kita bawa naik odong-odong di bundaran depan stadion Jakabaring. Kalau gak di bawah Ampera, BKB," ujar Marsel yang kerap membawa keluarganya menyaksikan dirinya latihan di lapangan.

Marsel sendiri selama libur kompetisi latihan madiri di Lapangan Matawaru, Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, Maluku.

Marsel selain berposisikan Stoper, terkdang juga dipasang sebagai bek kanan maupun bek kiri ini pertama mengawali karir di dunia sepakbola ikut U-17 pada Tim Nusa Indah di Tulehu.

"Alhamdulillah Juara 3 waktu main di Sidoarjo 2014 Piala Suratin," kata Marsel.

Kemudian ia bergabung dengan PSHL mengikuti Liga 3 (Liga Nusantara) 2014-2015. Musim kompetisi berikutnya masuk Tim Louruhu FC ikut Liga 3 2015-2016.

Lalu di Tahun 2016-2017 bergabung dengan Tim PSIL Lumajang Liga 3. Pada tahun 2017-2018 kembali masuk Louruhu FC ikut Liga 3 dan masuk 3 besar. 2018-2019 PS Batam Liga 3. Terakhir 2019 memperkuat Tim 757 Kepri Jaya di Liga 3.

Marsel anak bungsu dari 3 bersaudara buah kasih pasangan Almarhum Saleh Usemahu dan Marlia Risahondua ternyata mengikuti jejak bakat ayahnya.

"Bapak dulu main bola juga. Almarhum jadi kiper Tim Louruhu FC tahun 1996. Kemudian beliau menghabiskan waktunya berkebun," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved