Virus Corona
PSBB di Tangerang Diperpanjang, Padahal Rt Covid-19 Berada di Angka 1, Begini Respon Walikota
Grafik Rt di Kota Tangerang sudah menunjukan angka 1 dengan insiden kasus rata-rata 2 orang per hari.
SRIPOKU.COM, TANGERANG -- Grafik Rt di Kota Tangerang sudah menunjukan angka 1 dengan insiden kasus rata-rata 2 orang per hari.
Data Rt Rt (effective reproduction number) atau angka penambahan kasus yang terjadi setelah berbagai intervensi di Kota Tangerang yang sudah di berada di angka 1.
Jika angka Rt satu, itu artinya satu orang yang positif Covid-19 berpeluang untuk menularkan virus corona SARS-CoV-2 yang menjadi penyakit itu ke satu orang lainya.
• BREAKING NEWS : Rumah Susun Blok 46 Kelurahan 26 Ilir Palembang Terbakar
• Video Mobil Alphard Via Vallen Dibakar, Hangus Tinggalkan Kerangka, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Meski angka Rt 1 namun Kota Tangerang menjadi satu dari tiga wilayah di Provinsi Banten yang harus kembali menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Perpanjangan PSBB tersebut diputuskan Gubernur Banten Wahidin Halim dengan pertimbangan agar masyarakat terbiasa dengan protokol kesehatan sehari-hari.
Namun ada alasan lain yang melatarbelakangi Kota Tangerang harus mengikuti Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.171-Huk/2020 tentang perpanjangan tahap kelima PSBB di wilayah Kabupaten Tengerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan itu.
• Pernah Sesumbar tak Masalah Punya Pacar Kere, Pabrik Uang Nikita Mirzani Terungkap, Pantes Tajir!
• Ramalan Bintang Selasa 30 Juni 2020: Gemini Berada dalam Suasana Hati Mengejar Banyak Keinginan
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, sebenarnya Kota Tangerang sudah bisa dibilang mampu mengendalikan laju penularan Covid-19 di wilayahnya.
Jika angka Rt di bawah satu, katakan di angka 0,5 misalnya, peluang penyakit itu menular ke orang lainnya jadi rendah.
Arief mengirimkan data per 27 Juni atau satu hari sebelum penutupan PSBB tahap empat di Kota Tangerang.
Dia kurang sepakat jika PSBB kembali diberlakukan.
Arief sempat membicarakan istilah baru agar masyarakat mulai beraktivitas dengan cara kebiasaan baru.
"Nggak diberhentikan (PSBB) sebenarnya, kita secara berproses tadinya kita usulkan Kota Tangerang itu (memiliki istilah) 'aman bersama', kan kita sudah buat aplikasi aman bersama, agar masyarakat berangsur-angsur dalam tataran new normal," kata dia, Senin, seperti dikutip dari Kompas.com.
• Inilah 7 Alasan Kenapa Orang Sulit Berhenti Merokok: Rokok atau Tembakau Bersifat Adiktif
• Alarm Di Telapak Kaki, Panas dan Nyeri, Diduga Ada Kaitannya dengan Penyakit Tertentu
Minta Rt di Angka Nol
Gubernur Banten ternyata tak puas dengan angka 1 yang disebut pakar epidemiologi Universitas Gadjah Mada Dr BAyu Satria Wirata sebagai capaian wabah sudah bisa dikontrol.
"Nah, harapannya Rt itu ada di kisaran 1 atau di bawah 1 yang artinya wabah terkontrol," ujar Bayu saat dihubungi Kompas.com, 5 Juni 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-gejala-virus-corona.jpg)