Tidak Ada Alternatif Rokok yang Lebih Sehat Kecuali Berhenti

Rokok elektronik atau vape sama sekali tidak menyelesaikan masalah karena juga mengandung nikotin dan karsinogen sehingga sama berbahayanya

Thinkstockphotos
Ilustrasi berhenti merokok. 

SRIPOKU.COM - Produk rokok elektronik diklaim sebagai alternatif yang lebih sehat dari rokok tembakau. Padahal, tak ada pengganti yang lebih sehat selain berhenti merokok.

Rokok elektronik atau vape sama sekali tidak menyelesaikan masalah karena juga mengandung nikotin dan karsinogen sehingga sama berbahayanya dengan rokok konvensional.

Ketahui! Asap Rokok Elektronik Mempercepat Kulit Keriput

Inilah 4 Jenis Makanan Harus Direbus Dulu Sebelum Dimasak: dari Kembang Kol hingga Makanan Laut

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Kandungan nikotin tersebut juga memberikan dampak ketagihan dan dampak jangka panjang yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular. Selain itu, di dalam nikotin juga terdapat nitrosamin, yakni senyawa karsinogen yang dapat memicu kanker.

Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Jerman disebutkan, mengisap rokok konvensional dan vape nikotin sama-sama memperburuk kesehatan jantung dan paru.

"Tak perlu diragukan lagi bahwa berhenti merokok adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit pernapasan dan penyakit kardiovaskular yang dipicu oleh rokok," kata Thomas Munzel, dokter jantung dan ketua penelitian.

Di masa pandemi ini penggunaan produk-produk tembakau adapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular terkait Covid-19 dan komplikasi berat lainnya pada perokok dan pengguna vape.

Dalam penelitiannya, Munzel meninjau data dari berbagai penelitian. Mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan tidak merokok sama sekali, merokok konvensional atau elektronik meningkatkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

PPOK merujuk pada berbagai penyakit kombinasi antara bronkitis dan emfisema yang merusak saluran pernapasan sehingga dinding pernapasan menyempit dan bengkak. Dalam banyak kasus, penyakit ini tidak bisa disembuhkan.

Organsisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengeluarkan peringatan bahwa merokok tembakau dan merokok pipa bisa memperburuk gejala akibat infeksi Covid-19, termasuk membutuhkan ventilator dan dirawat di ICU.

"Walau rokok elektronik terlihat kurang berbahaya dibanding rokok tembakau, tapi ada banyak bukti yang menyebutkan efek sampingnya pada jantung, paru, dan pembuluh darah. Rokok jenis ini juga meningkatkan risiko infeksi Covid-19," tulis peneliti dalam laporannya di European Heart Journal. (SCIENCEDAILY)

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://lifestyle.kompas.com/ dengan Judul:
Tak Ada Alternatif Rokok yang Lebih Sehat Selain Berhenti

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-28-juni-2020

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved