Berita Palembang

Tabrakan Beruntun Terjadi di Jalan AKBP Cek Agus Kota Palembang, Empat Pemilik Mobil Berdamai

Keempat pemilik mobil tersebut sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan mengganti kerusakan mobil masing-masing.

SRIPOKU.COM/Bayazir Al Rayhan
Tampak empat mobil terjadi tabrakan beruntun di Jalan AKBP Cek Agus IT 3 Kota Palembang, Rabu (24/6/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tabrakan beruntun terjadi di Jalan AKBP Cek Agus Kecamatan IT 3 Kota Palembang, Rabu (24/6/2020) sekira pukul 12.30.

Kejadian ini mengakibatkan empat buah mobil ringsek akibat tidak bisa menghindari kecelakaan tersebut.

Adapun mobil yang terlibat kecelakaan beruntun ini yakni Avanza dua buah, Ayla, dan Rush.

Ketika Sripoku.com, mendatangi lokasi kejadian, hanya tinggal mobil Ayla milik Nurul warga Kenten, dan Berkah Cahaya yang merupakan warga Jalan Pusaka, Lemabang.

Mobil Ayla tersebut rusak parah di bagian depan dan belakang mobil, dikarenakan posisi pada saat terjadi tabrakan tersebut mobil Ayla berada di tengah-tengah mobil lainnya.

Sementara itu, mobil Toyota Rush yang dibawa oleh Berkah Cahaya mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan.

Menurut keterangan Berkah Cahaya pada saat kejadian posisi lalu lintas memang sedang ramai dikarenakan waktu siang dan jalan yang tidak terlalu luas.

Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran Ancam Mogok Nasional Jika Pertamina IPO Tetap Diberlakukan

Menawarkan Diri Berikan Layanan Plus-Plus ke Pengikut di Medsosnya, Mahasiswa di Bengkulu Ditangkap

Video Aksi Bandit Pencuri Motor, Hanya Hitungan Detik Jebol Kunci Stang dan Larikan Hasil Curian

Berkah Cahaya yang baru pulang dari mengantar orang tuanya ke kantor berniat untuk pergi ke petshop untuk mengambil kucing.

Setibanya di lokasi dalam keadaan tidak terlalu kencang membawa mobil, tiba-tiba mobil di depannya berhenti dan dirinya tak sempat untuk menekan rem sehingga terjadi kecelakaan tersebut.

"Aku tidak tau apa penyebab mobil tersebut berhenti, aku taunya tiba-tiba mobil didepan berhenti mendadak dan aku tidak bisa mengelak lagi akhirnya menabrak mobil itu," jelas Berkah.

Setelah kecelakaan tersebut, mobil yang pertama tidak mau mengakui bahwa mobil tersebut berhenti mendadak yang menyebabkan kecelakaan beruntun.

Akhirnya keempat pemilik mobil tersebut sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan mengganti kerusakan mobil tersebut dengan asuransi milik masing-masing.

"Yang bawa mobil pertama tadi tidak mau mengakui kalau berhenti mendadak, jadi kami sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan kerusakan ini secara masing-masing," kata Berkah.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved