Breaking News:

Berita Prabumulih

Sejak Ridho Yahya Jadi Walikota Prabumulih Sudah Seribuan Rumah Warga Tak Layak Huni Dibangun

Rumah warga tak layak huni dibangun menggunakan dana infaq sodakoh dari ASN yang dikelola Baznas sudah sekitar 800 unit.

SRIPOKU.COM/Edison Bastari
Walikota Prabumulih H Ridho Yahya memberikan kunci rumah kepada warga yang rumahnya dibangun oleh Baznas melalui dana infaq sodakoh ASN di Prabumulih, Rabu (24/6/2020) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Prabumulih, H Najamudin mengungkapkan sejak 2013 masa kepemimpinan Walikota Prabumulih H Ridho Yahya dan Wakil Walikota H Andriansyah Fikri menjabat sudah ribuan rumah tak layak huni dibangun baru menjadi layak huni.

Namun untuk rumah warga tak layak huni dibangun baru menggunakan dana infaq sodakoh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikelola pihaknya sudah sekitar 800 unit rumah.

"Untuk yang rumah tak layak huni dibangun baru oleh baznas menggunakan dana infaq sodakoh yang dikelola baznas sebanyak 800 unit lebih, kalau keseluruhan sudah ribuan rumah," ungkap Najamudin ketika diwawancarai usai penyerahan 39 kunci rumah baru milik warga di pendopo rumah dinas, Rabu (24/6/2020).

Najamudin mengatakan, ribuan rumah sudah dibangun tersebut termasuk bantuan dari berbagai instansi vertikal seperti Polres, TNI, Rutan, DPRD, perusahaan, perbankkan dan lainnya.

"Tiap bulan kita bangun 10 rumah baru milik masyarakat, paling banyak di empat tempat antara lain di Kelurahan Prabujaya, Patih Galung, Majasari dan Tanjung Raman," katanya.

Lebih lanjut Najamudin menuturkan, saat ini ada sekitar 150 rumah warga tak layak huni diajukan untuk dibangun baru kepada pihaknya dan kedepan akan dilakukan pembangunan namun dengan sistem acak sehingga merata di tiap kelurahan di kota Prabumulih.

UMKM Dambakan Pusat Pengelolaan Pemasaran Kopi dan Penjualan Produk Khas Daerah OKU Selatan

Mitra GoLife Terdampak Reorganisasi Dibekali Keterampilan dengan Pelatihan Online Gratis

Tabrakan Beruntun Terjadi di Jalan AKBP Cek Agus Kota Palembang, Empat Pemilik Mobil Berdamai

"Pembangunan tentu akan kita acak sehingga tiap bulan merata dan tidak terfokus ke satu tempat saja, namun kita juga melihat kondisi rumah karena jika mendesak hendak roboh maka akan kita dahulukan dibangun," tuturnya.

Sebelum melakukan pembangunan kata Najamudin, pihaknya lebih dulu melakukan survey disebabkan sudah banyak kejadian yang diusulkan  rumah buruk namun setelah disurvey ternyata rumah bagus.

"Kita perlu survey karena banyak juga yang bohong dengan mengusulkan foto rumah buruk tapi setelah dilihat ternyata bagus. Banyak juga yang mengusulkan di tanah milik orang, itu tidak bisa kita bangun," katanya.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengungkapkan selama kepemimpinannya bersama Wawako Prabumulih H Andriansyah Fikri menargetkan seluruh rumah tak layak huni milik warga akan tuntas dibangun menjadi layak huni.

"Sudah lama kita lakukan bangun rumah tak layak huni milik warga, sudah ribuan mungkin kalau tidak ada penambahan akan tuntas, katanya tingal 150 lagi waiting list," bebernya.

Adik kandung Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya itu meminta warga yang rumahnya telah dibangun agar merawat dengan baik dan jangan menjual kembali bantuan tersebut.

"Kalau menjual lagi itu sejauh ini tidak ada namun tetap kita himbau agar jangan dijual, kendala kita sebetulnya tidak ada karena sebelum dibangun sudah disurvey terlebih dahulu," tegasnya. (eds)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved