Breaking News:

Cium Kening Anaknya yang Tewas Tenggelam di Balai Benih Ikan Indarala, Tangis Pria di OI Ini Pecah

Agus hanya bisa menangis di hadapan anaknya, Rian (15), yang terbujur kaku di Kamar RSUD Ogan Ilir, Selasa (9/6/2020).

SRIPOKU.COM/RESHA
Orangtua salah satu korban tenggelam, Agus saat menangisi jasad anaknya di RSUD Ogan Ilir. 

Setelah adzan Ashar, Dandi bersiap untuk pulang. Tiba-tiba, Akbar yang masih berenang menarik Rian yang saat itu juga masih berenang.

"Dikira Rian main-main. Rupanya beneran. Akbar itu narik minta tolong, kemudian mereka juga menarik dua temannya yang lain, tapi ga ketarik," ucapnya.

Dandi pun langsung memanggil petugas BBI untuk meminta tolong. Sayang, 5 menit berselang kedua korban ditemukan tewas akibat tenggelam.

"Mereka berempat ini datang ke rumah. Malah mereka berdua (kedua korban) udah ngajak dari pagi mau berenang," jelasnya.

Kapolsek Indralaya AKP Helmy Ardiansyah mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Desa setempat untuk dilakukan pertolongan dari Pihak Kepolisian.

Sayang, saat petugas datang mereka sudah tak bernyawa.

Andai Nanti Palembang Terapkan New Normal,Wawako Minta Masyarakat Harus Terbiasa Dengan Tatanan Baru

"Kami langsung membawa korban ke RSUD Ogan Ilir untuk dilakukan pemeriksaan, sekaligus melakukan olah TKP di tempat kejadian," ujarnya.

Pihaknya juga sudah menghubungi Ayah dari Akbar, yang saat ini sedang berada di Bekasi. Kedua keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi, dan memutuskan untuk membawa keduanya untuk disemayamkan di rumah masing-masing.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan, dan kedua keluarga juga tidak bersedia diotopsi," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved