Bulu Tangkis
Kronologi Taufik Hidayat Sempat Ingin Pindah Warga Negara Singapura
Keinginan itu muncul di tahun 2003 saat Taufik Hidayat masih berusia 22 tahun dan memiliki banyak gelar di tingkat internasional.
SRIPOKU.COM - Mantan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat mengaku sempat ingin menjadi warga negara Singapura di tahun 2003.
Masalah dalam karier bulu tangkis menjadi alasan utama Taufik Hidayay berkeinginan melepas status warga negara Indonesia.
Keinginan itu muncul di tahun 2003 saat Taufik Hidayat masih berusia 22 tahun dan memiliki banyak gelar di tingkat internasional.
Membelot ke negara lain diakui Taufik bukanlah hal yang sulit pada saat itu dengan beragam prestasi yang dimilikinya.
• Titip Pesan ke Bima Sakti, Shin Tae-yong Ingin Benahi Fisik Timnas U-16 Indonesia
• Punya Banyak Gelar Internasional, Taufik Hidayat Sempat Ingin Pindah Warga Negara
• Terungkap Dalam Rekonstruksi, Taufik Hidayat Warga Palembang Dikejar Sebelum Menikam Korbannya
Hal ini diungkapkan peraih medali emas Olimpiade 2004 Athena saat mengisi acara peresmian mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung (ITB) Agustus 2018.
Dilansir BolaStylo.com dari Kompas.com, Taufik tak menyangkal dalam dunia olahraga pasti akan selalu muncul masalah.
Bahkan, masalah yang dihadapi Taufik sempat membuatnya tinggal selama beberapa bulan di Singapura.
"Dulu, saya sempat ke Singapura. Itu tahun 2003," ucap Taufik Hidayat lewat video di akun YouTube resmi ITB.
"Dalam olahraga memang ada ada sedikit konflik. Akhirnya saya memutuskan untuk pindah di Singapura, selama empat bulan." imbuhnya.
Kondisi terpaksa mendorong Taufik berkeinginan untuk menanggalkan status warga negara Indonesia dan berganti menjadi warga Singapura.
Meski tidak menjelaskan dengan jelas, masalah dialami Taufik terlihat seperti sangat berat hingga membuatnya berkeinginan pindah warga negara.
"Dan hampir di situ, saya memang (berkeinginan) pindah warga negara," ujar Taufik Hidayat.
"Tapi, itu satu kepaksaan. Bukan memang benar pure saya cinta karena pindah itu, tetapi terpaksa karena memang ada masalah," imbuhnya.
Namun seiring waktu berjalan, Taufik menyadari terdapat beberapa alasan yang membuatnya tidak harus pindah kewarganegaraan.
Keluarga, teman dan sahabat menjadi salah satunya, selain itu rasa nyaman tinggal di negeri sendiri juga membuatnya urung pindah warga negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/taufik-hidayat-aya-ohori_20180912_131024.jpg)