Timnas Indonesia
Shin Tae-yong Singgung Kemajuan Pesat Timnas Indonesia,Kepada Media Korea Selatan
Dua hari lalu, Shin Tae-yong mendapatkan kesempatan untuk menceritakan perkembangan latihan anak asuhnya kepada media Korea Selatan
SRIPOKU.COM - Pelatih timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, menyinggung soal kemajuan pesat anak asuhnya ketika diwawancarai oleh media Korea Selatan.
Shin Tae-yong terus menggencarkan latihan kepada timnas Indonesia U-19 di tengah Covid-19.
Bersama jajaran pelatih, Shin Tae-yong menggelar latihan virtual untuk timnas Indonesia U-19.
Sebanyak 44 pemain timnas Indonesia U-19 mengikuti langsung latihan online yang dipimpin oleh Shin Tae-yong.
• Siap Digelar Oktober, PSSI: Semua Klub Sepakat Kompetisi Dilanjutkan,Kecuali Madura United
• Shin Tae-Yong Prioritaskan Timnas U-19, PSSI Buru Pemain Keturunan Demi Piala Dunia U-20 2021
Pemusatan latihan ini telah berlangsung sejak 14 Mei 2020.
Dua hari lalu, Shin Tae-yong mendapatkan kesempatan untuk menceritakan perkembangan latihan anak asuhnya kepada media Korea Selatan, KBS Sports.
Juru taktik asal Korea Selatan itu menyatakan bahwa asupan gizi anak asuhnya masih belum memenuhi bagi seorang atlet.
"Atlet Indonesia belum merasakan kebutuhan untuk memenuhi nutrisi dan makanan apa yang harus dimakan," kata Shin.
• Libatkan Pemain Persib hingga Anak Eks Bintang AC Milan,3 Rumor Transfer Kejutkan Sepak Bola ASEAN
• Sergio Ramos Sebut Final Liga Champions Paling Berharga Berjasa Bentuk Mentalitas Tim Real Madrid
"Hal ini penting, sehingga mencegah mereka makan gorengan," ucapnya menambahkan.
Mengenai kemampuan pemain, Shin Tae-yong mengakui jika para pemain timnas Indonesia U-19 memiliki kemajuan pesat.
Hal itu terlihat saat pemain melakukan pemusatan latihan di Thailand beberapa waktu lalu.
Tak hanya berlatih, waktu itu Bagas Kaffa dkk juga dihadapkan pada lawan-lawan kuat dari Korea Selatan.
Shin Tae-yong awalnya sempat ragu dengan kemampuan timnas untuk menyaingi tim Korea seperti Kyung Hee University dan Seongnam FC (K-League).

"Pada awalnya, permainan seperti pertandingan antara murid sekolah menengah dan tim profesional, tetapi selama periode itu, para pemain dilatih tiga kali sehari dan memiliki jadwal yang ketat, dan para pemain sangat sibuk pada awalnya," ujar Shin Tae-yong.
Namun, keraguan itu terpatahkan setelah melihat perkembangan para pemain timnas Indonesia U-19.