Liga 1
Siap Digelar Oktober, PSSI: Semua Klub Sepakat Kompetisi Dilanjutkan,Kecuali Madura United
Kini, PSSI berencana untuk melanjutkan kompetisi baik Liga 1 maupun Liga 2 dengan mematuhi protokol kesehatan.
SRIPOKU.COM - PSSI menyatakan bahwa semua klub sepakat untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 yang sempat berhenti akibat Covid-19.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sedang mengupayakan kelanjutan kompetisi Liga Indonesia.
Sebagaimana diketahui, PSSI telah memberhentikan seluruh aktivitas sepak bola sejak pertengahan Maret 2020.
Keputusan tersebut merujuk pada status darurat Covid-19 yang digaungkan oleh BNPB.
Kini, PSSI berencana untuk melanjutkan kompetisi baik Liga 1 maupun Liga 2 dengan mematuhi protokol kesehatan.
• Shin Tae-Yong Prioritaskan Timnas U-19, PSSI Buru Pemain Keturunan Demi Piala Dunia U-20 2021
• Libatkan Pemain Persib hingga Anak Eks Bintang AC Milan,3 Rumor Transfer Kejutkan Sepak Bola ASEAN
• Sergio Ramos Sebut Final Liga Champions Paling Berharga Berjasa Bentuk Mentalitas Tim Real Madrid
Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menyatakan bahwa seluruh klub telah sepakat untuk melanjutkan kompetisi.
"Semua klub dan PSSI sepakat untuk melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 2020," ucap Yunus dikutip Bolanas dari Antara News.
Kesepakatan tersebut didapatkan saat PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), APPI, APPSI, dan perwakilan klub menggelar rapat virtual pada Selasa (2/6/2020).
Dalam pertemuan itu, PSSI menyampaikan kepada klub-klub bahwa pihaknya telah mendapatkan lampu hijau dari Menpora untuk menggelar kompetisi.
Kemudian para kontestan mengusulkan agar Liga 1 dimulai pada Oktober, sedangkan Liga 2 digelar dua pekan setelahnya.
"Hal-hal menyangkut teknis juga dibahas dalam rapat tersebut seperti regulasi, termasuk promosi dan degradasi Liga 1 dan Liga 2," ujarnya menambahkan.
Yunus Nusi menegaskan bahwa PSSI telah mempersiapkan prosedur kesehatan jika nantinya kompetisi dimulai kembali.
Mengenai kontrak pemain dan pelatih, PSSI akan menggodok lebih dalam saat rapat Exco.
"PSSI akan mengambil keputusan seperti terkait hal yang menyangkut persoalan pemain dan pelatih, juga hak serta kewajiban antara klub dan pemain. Semoga bisa diputuskan saat rapat exco PSSI," jelasnya.
Namun begitu, pernyataan menyimpang justru disampaikan oleh Direktur Utama Madura United, Haruna Soemitro.