Hadapi New Normal 13 juli 2020, SMPN 2 Lubuklinggau Pasang Bilik Disinfektan di Pintu Masuk

Ketika masuk ke sekolah, para pengunjung langsung disambut oleh petugas sekolah yang akan memeriksa suhu tubuh

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/eko
Walikota Lubuklinggau bersama Disdikbud saat melakukan tinjauan ke SMPN 2 Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sekolah-sekolah di Kota Lubuklinggau saat ini tengah mulai mempersiapkan teknis Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) fase new normal yang rencananya dimulai 13 Juli mendatang.

Pantauan Tribunsumsel.com Kamis (4/6/2020), di SMPN 2 Lubuklinggau saat ini sekolah sudah mempersiapkan protokol kesehatan.

Ketika masuk ke sekolah, para pengunjung langsung disambut oleh petugas sekolah yang akan memeriksa suhu tubuh.

Di pintu masuk sekolah juga disediakan tiga ruang bilik disinfektan yang rencananya akan digunakan untuk para pelajar dan para guru saat proses KBM kembali aktif.

4 Pria Digrebek Petugas Lagi Bungkus Paket Sabu-sabu di Pondok, Si Bandar Kedapatan Miliki Senpira

Selain itu, pihak sekolah juga sudah melengkapi sarana dan prasarana lainnya, belasan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun juga disebar di depan masing-masing kelas.

Kepala Sekolah SMPN 02 Lubuklinggau, Suparman, mengatakan saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan orangtua siswa dan pemerintah kota jika sewaktu-waktu sekolah masuk sekolah kembali seperti biasa.

"Kami terus berkomunikasi dengan para orangtua siswa, jadi sewaktu-waktu jika new normal berlaku dan sekolah kembali masuk kami tidak gagap," ungkapnya pada wartawan, Kamis (4/6/2020).

Ia mengungkapkan jika saat ini pihak sekolah telah melengkapi dengan memasang sara tempat cuci tangan, dan menyiapkan bilik disinfektan di sekolah, termasuk mengedukasi siswa melalui orang tuanya.

"Tempat duduk dan meja siswa sudah kita atur, satu meja satu siswa. Jadi nanti tinggal pematangan teknis saat sudah mulai aktif proses KBM," terangnya.

Penyanyi 2 Wajah Ini Ternyata Telah Miliki Cucu, Ini Penampilan Terbarunya, Hudson Memang Awet Muda!

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lubuklinggau, Tamri, mengatakan sudah koordinasi dengan sejumlah sekolah agar mempersiapan penerapan new normal di sekolah dan masing-masing sekolah.

Ia mengaku sudah meminta sekolah untuk menyiapkan berbagai hal penerapan protokol tersebut.

"Kita sudah minta sekolah harus menyiapkan Thermogun, tempat cuci tangan, handsanitizer dan lainnya. Untuk dana bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” katanya.

Ia menyampaikan kedepan masing-masing siswa akan dibatasi perkelas hanya 20 orang dan menggunakan system shif.

Dalam artian tidak semua pelajar masuk sekolah.

"Sebagian belajar di rumah dengan mengerjakan tugas, dan bergantian belajar di kelas sesuai jadwal. Selanjutnya di sekolah juga diatur, waktu masuk dan keluar kelas tidak sama," paparnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved