BWF Ubah Kebijakan Regulasi Kualitfikasi Olimpiade Tokyo 2020

Berdasarkan masukan dari pemain Malaysia, Goh Liu Ying, dalam aturan kualifikasi Olimpiade Tokyo, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF)

Editor: adi kurniawan
https://bwfworldtour.bwfbadminton.com/
Logo BWF World Tour Finals 2018. 

SRIPOKU.COM -- Berdasarkan masukan dari pemain Malaysia, Goh Liu Ying, dalam aturan kualifikasi Olimpiade Tokyo, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) membuat beberapa perubahan.

Perubahan yang dilakukan terkait perihal regulasi soal kualifikasi Olimpiade Tokyo menyusul penundaan berbagai turnamen akibat Covid-19.

BWF memperpanjang periode kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dari Januari hingga April 2020.

Selain itu, BWF juga memberikan poin kepada tim China dan Hong Kong dari Kejuaraan Beregu Asia tahun depan.

Kebijakan khusus ini diberlakukan karena tim China dan Hong Kong terpaksa absen dari Kejuaraan Beregu Asia 2020.

Kekhawatiran perihal wabah Covid-19 di Negeri Tirai Bambu membuat Filipina selaku tuan rumah melarang tim China dan Hong Kong datang kecuali menjalani karantina terlebih dahulu.

Terkait Laut China Selatan, Filipina Pernah “Merayu” China Namun Mesra dengan AS

Segera Bergulir, Pelatih Persebaya Surabaya Malah Kebingungan Untuk Persiapkan Tim

Lekisrejo Kampung Tangkal Covid -19 OKU, Bakal Jadi Sentra Perkebunan Ubi dan Kolam Ikan

Namun, Goh Liu Ying mempertanyakan perlakukan khusus terhadap tim China dan Hong Kong dalam kualifikasi Olimpiade.

Pasangan main Chan Peng Soon tersebut menilai kebijakan tersebut tidak adil.

Pasalnya, kebijakan BWF tersebut bisa menimbulkan kecemburuan bagi pemain ganda campuran dari negara lainnya.

Seperti diketahui, pemain ganda campuran lain juga tidak tampil dalam Kejuaraan Beregu Asia 2020 lantaran turnamen menggunakan format Piala Thomas dan Uber.

Thomas Lund, sekretaris jenderal BWF, angkat bicara terhadap protes Goh.

"Goh Liu Ying memberikan pertanyaan yang adil. BWF sudah mendengarkannya," kata Lund, dikutip BolaSport.com dari The Star.

"BWF akan meninjau dan mendiskusikan persoalan ini," tuturnya melanjutkan.

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying saat ini menempati posisi ketujuh dalam rangking BWF untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Posisi mereka berpeluang disusul oleh pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, yang berada di urutan kesembilan dan tertinggal 2.994 poin.

Tambahan poin juga membuat Tan/Tse berisa menggeser ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dari peringkat kedelapan.

Padahal, Hafiz/Gloria wajib menempati posisi delapan besar demi menjaga kans lolos ke Olimpiade bareng kompatriotnya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (peringkat keempat).

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved