Berita Prabumulih

TUKANG Ojek Asal Prabumulih Pasien 98 Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, 2 Kali Swab Hasilnya Negatif

Setelah sempat viral sang istri mengeluh lantaran hasil swab sang suami tak kunjung keluar, akhirnya tukang ojek yang merupakan pasien covid 19 sembuh

IST
Kadinkes Pemkot Prabumulih, dr Happy Tedjo ketika menjemput si tukang ojek ke rumah sakit Palembang, Rabu (3/5/2020) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Setelah sempat viral sang istri mengeluh di media sosial lantaran hasil swab sang suami tak kunjung keluar, akhirnya tukang ojek yang merupakan pasien Covid 19 dinyatakan sembuh.

Bahkan si tukang ojek pada Rabu (3/5/2020) dijemput tim medis dinas kesehatan Pemkot Prabumulih ke rumah sakit Rivai Abdulah tempat menjalani perawatan lantaran telah sembuh dari Covid 19.

Pasien nomor 98 itu menjalani perawatan di rumah sakit Rivai Abdulah sejak 25 April 2020 lalu.

Si tukang ojek asal Prabumulih itu dinyatakan sembuh oleh tim gugus tugas Covid 19 Provinsi Sumsel setelah menjalani uji swab sebanyak dua kali dengan hasil negatif.

"Memang benar kabar baik buat kita semua, ada satu lagi pasien Covid 19 Prabumulih sembuh," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr Happy Tedjo kepada wartawan.

Tedjo mengatakan, dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil tes negatif dan dirinya secara langsung bersama tim dinas kesehatan Pemkot Prabumulih melakukan penjemputan.

"Sore ini pasien akan dikembalikan kepada keluarga dan harapan kita semua masyarakat menerima yang bersangkutan ini seperti sedia kala," bebernya.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM ketika diwawancarai mengaku yang bersangkutan dilakukan tes swab sudah cukup lama dan hasil telah keluar yakni negatif covid 19.

"Hari ini tim dinas kesehatan kita menjemput dan mengantar yang bersangkutan ke rumahnya, alhamdulilah juga keluarga beliau yang ditinggalkan selama menjalani perawatan terus kita bantu baik sembako maupun lainnya," ungkapnya.

Orang nomor satu di Prabumulih itu mengatakan hingga beberapa minggu kedepan keluarga si tukang ojek akan tetap diberikan bantuan lantaran yang bersangkutan belum bisa melakukan aktivitas secara normal.

"Tadi sudah kita antar sembako dan uang Rp 1 juta untuk sekedar membantu selama seminggu ini paling tidak sebelum dia bisa bekerja kembali, kita berikan bantuan alakadarnya," katanya.

Lebih lanjut Ridho mengaku pihaknya terus meminta kepada petugas medis di Palembang agar hasil-hasil swab pasien Prabumulih dipercepat baik positif maupun negatif mengingat PSBB di Prabumulih tinggal tujuh hari lagi.

"Perkembangan selalu dinanti, dengan penurunan corona di Prabumulih maka kita akan lebih percaya diri untuk menghadapi new normal. Kita harap juga kepada kepada para keluarga pasien yang belum keluar hasil agar jangan zuuzon dan bersabar karena kami pemerintah kota Prabumulih juga berharap hasil swab secepatnya keluar," katanya.(eds/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved