Breaking News:

Program Padat Karya Rehab Irigasi Swakelola di Musirawas, Bantu Ekonomi Warga Terdampak Covid-19

Pemkab Musirawas melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (DPU-CKTRP) menganggarkan kegiatan pekerjaan

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Pemkab Musirawas melalui Dinas PU CKTRP menganggarkan kegiatan rehab saluran irigasi padat karya. Program padat karya yang dikerjakan secara swakelola ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Musirawas untuk membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi Covid-19 sekarang ini. Tampak pihak Dinas PU CKTRP melalukan sosialisasi di Kecamatan Tugumulo, Sabtu (30/5/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Pemkab Musirawas melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (DPU-CKTRP) menganggarkan kegiatan pekerjaan normalisasi atau rehab saluran irigasi padat karya di lima kecamatan di Kabupaten Musirawas.

Program padat karya yang dikerjakan secara swakelola ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Musirawas untuk membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

Kepala Dinas PU CKTRP Kabupaten Musirawas H Ristanto Wahyudi mengatakan, kegiatan padat karya irigasi ini direncanakan akan dilaksanakan di 39 desa yang tersebar di lima kecamatan. Yaitu di Kecamatan Tugumulyo, Sumber Harta, Purwodadi, Megang Sakti dan Kecamatan Muara Beliti yang akan menerima kegiatan padat karya Irigasi ini.

"Kegiatan padat karya ini akan dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat dengan menggunakan tenaga kerja lokal terutama yang mendapat dampak ekonomi dari wabah corona. Bupati mengharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat membantu masyarakat mendapat tambahan penghasilan yang akan mengurangi beban hidup mereka," kata H Ristanto Wahyudi kepada Sripoku.com, Senin (1/6/2020).

22 Warga Muratara yang Dikarantina di Rumah Sehat Minta Pulang, Sepakat Karantina Mandiri di Rumah

Isi Waktu Selama Libur Kompetisi, Stroper Sriwijaya FC Rutin Bersepeda Bareng Teman

Jarang Muncul Lagi, Mendadak Nikita Willy Buat Pengakuan Ingin Punya Anak Tanpa Nikah ke Luna Maya

Dikatakan, terkait dengan akan dilaksanakannya kegiatan padat karya irigasi secara swakelola ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tahap awal kepada masyarakat. Saat ini, sosialasi awal sudah dilakukan kepada masyarakat di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Tugumulyo dan Kecamatan Purwodadi.

"Sosialisasi awal sudah dilaksanakan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Tugumulyo. Rencananya dalam pekan ini secara maraton akan dilakukan sosialisasi di Kecamatan Sumber Harta, Megang Sakti dan Kecamatan Muara Beliti," kata H Ristanto Wahyudi.

Dijelaskan, setelah dilakukan sosialisasi awal, maka pihak desa harus membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang disepakati masyarakat desa dan disetujui oleh Pemerintahan Desa. Setelah KSM dibentuk dan disahkan notaris, maka KSM tersebut bersama-sama tim teknis dinas, akan mengidentifikasi di lapangan pekerjaan yang akan dilaksanakan. "Hasil identifikasi tersebut, KSM akan membuat rincian biaya yang dibutuhkan. Rincian biaya tersebut akan dievaluasi oleh tim, agar kesamaan harga upah dan barang di seluruh wilayah pelaksanaan dan harga tersebut sesuai dengan harga lapangan," ujarnya.

Disebutkan, setelah seluruh rincian biaya telah disetujui, baru KSM mengajukan pencairan tahap pertama dari tiga tahapan pencairan yang direncanakan. Dimana untuk tahap pertama akan dicairkan 40 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 20 persen dari total lebih kurang Rp140 juta dana yang dianggarkan per desa. "Direncanakan akhir Juni 2020 kegiatan sudah bisa berjalan dan awal September 2020 sudah selesai," ujarnya.

Ditambahkan, selain untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 secara ekonomi, melalui kegiatan padat karya irigasi ini juga diharapkan dapat mengatasi persoalan irigasi. Karena, jenis pekerjaan padat karya ini adalah rehab saluran irigasi atau normalisasi saluran irigasi.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved