KKB Papua Gelar Upacara Bakar Batu Usai Tembak Tenaga Medis, Tegaskan Komitmen Lawan TNI Polri
Upacara bakar batu ini dilakukan setelah melakukan penembakan terhadap tenaga medis yang menjadi ujung tombak penanganan virus corona
SRIPOKU.COM - KKB Papua dikabarkan menggelar upacara bakar batu sebagai bentuk komitmen untuk terus melakukan perlawanan terhadap TNI dan Polri.
Upacara bakar batu ini dilakukan setelah melakukan penembakan terhadap tenaga medis yang menjadi ujung tombak penanganan virus corona di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya pada Jumat (22/5/2020) lalu.
KKB Papua juga menjadikan Tembagapura sebagai medan perang.
Melansir dari Antara, para KKB Papua sudah melaksanakan upacara adat bakar batu.
Upacara adat ini dimaknai komitmen aksi atau perang melawan aparat TNI-Polri.
• Seorang ABK TB Marina Demam & Batuk,Kini 4 ABK Diisolasi di Wisma Atlet Palembang,Rapid Test Reaktif
• Viral di WhatsApp Video Gadis 18 Tahun Diperkosa 5 Pria Secara Bergiliran, Berawal Dicekoki Miras
• Mayoritas Pelanggar PSBB Palembang Kendaraan Roda Dua, Puluhan Warga di Bawa ke Tasik
Kepolisian Daerah Papua pun langsung meningkatkan pengamanan di Pos-Pos TNI-Polri.
Sekadar informasi, melansir dari Wikipedia, tradisi bakar batu merupakan salah satu tradisi penting di Papua yang berupa ritual memasak bersama-sama warga satu kampung yang bertujuan untuk bersyukur, bersilaturahim (mengumpulkan sanak saudara dan kerabat, menyambut kebahagiaan (kelahiran, perkawinan adat, penobatan kepala suku), atau untuk mengumpulkan prajurit untuk berperang.
Tradisi Bakar Batu umumnya dilakukan oleh suku pedalaman/pegunungan, seperti di Lembah Baliem, Paniai, Nabire, Pegunungan Tengah, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Dekai, Yahukimo, dll.
Disebut Bakar Batu karena benar-benar batu dibakar hingga panas membara, kemudian ditumpuk di atas makanan yang akan dimasak.
Namun di masing-masing tempat/suku, disebut dengan berbagai nama, misalnya Gapiia (Paniai), Kit Oba Isogoa (Wamena), atau Barapen (Jayawijaya).
KKB Papua tembak petugas medis
Sebelumnya diberitakan, KKB Papua menembak dua tenaga medis yang mengantarkan obat untuk pasien Covid-19 di Distrik Wandai, Intan Jaya, Jumat (22/5/2020).
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan, dua tenaga medis itu diadang ketika mengantarkan obat-obatan.
"Kedua tenaga medis itu ditembak saat hendak mengantar obat-obatan untuk menangani penyebaran Covid-19, di mana kedua tenaga medis itu tergabung dalam tim gugus tugas Covid-19 bidang kesehatan Kabupaten Intan Jaya," kata Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (22/5/2020).
Tenaga medis itu adalah Alemanek Bagau dan Koni Somou, seperti dilansir dari Kompas dalam artikel 'KKB Tembak 2 Tenaga Medis di Intan Jaya, Polisi: Diadang Saat Antar Obat Penanganan Covid-19'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banyak-korban-virus-corona-kkb-opm-mencak-mencak-ketakutan-dengan-musuh-tak-kasat-mata-memohon-ini.jpg)