Jose Mourinho Akui Ada Perubahan Bursa Transfer Akan Berubah Akibat Covid-19, Terapkan Skema Berbeda
Banyak dampak yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, termasuk masalah finansial yang diderita oleh kebanyakan klub.
SRIPOKU.COM -- Banyak dampak yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, termasuk masalah finansial yang diderita oleh kebanyakan klub.
Hal ini diprediksi oleh Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Dirinya berpenfapat kegiatan di bursa transfer akan berubah akibat pandemi Covid-19
Hilangnya pendapatan utama mereka yang berasal dari penyelenggaraan pertandingan juga akan memengaruhi kegiatan bursa transfer jika kembali dibuka.
Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, juga sepakat bahwa banyak klub akan bertindak jauh lebih bijak dalam mengeluarkan dana untuk memboyong pemain.
"Sejujurnya, saat ini saya pikir membeli pemain adalah tindakan terakhir yang akan kami pikirkan," ucap Mourinho seperti dilansir BolaSport.com dari Metro.
• Berdasarkan Pertimbangan Ini, 11 Klub Liga 1 Indonesia Inginkan Kompetisi Dihentikan Permanen
• Video: Sepatu Adinda Bergambar Daun Singkong Tiga Viral Berkat si Jupri Preman Pensiun 4
• Puskesmas Tanah Abang PALI Tutup Sementara Pasca Rapid Test Enam Perawat dan Satu Balita Reaktif
"Prioritas saya saat ini adalah memikirkan keselamatan tim, mengikuti setiap protokol yang berlaku ketika berlatih di tempat latihan dan membuat tim jauh lebih baik."
"Namun, jika Anda bertanya mengenai bursa transfer, saya pikir itu normal bahwa kita akan memiliki skema yang berbeda ketika bursa transfer kembali dibuka."
"Saya tidak melihat sepak bola akan siap untuk menggelontorkan angka-angka dan investasi yang gila untuk pemain idamannya seperti yang biasa kita lihat akhir-akhir ini."
"Jujur saja, pertanyaan pertama yang saya ajukan adalah kapan jendela transfer akan dibuka?"
"Tentu saja saya tidak berpikir kegiatan itu akan dimulai pada Juli dan Agustus lagi," kata Mourinho menambahkan.
Liga Inggris dirumorkan akan akan kembali bergulir pada pertengahan bulan Juni mendatang.

Hal tersebut dilakukan setelah pemerintah Inggris memberikan lampu hijau Premier League boleh digelar lagi mulai 1 Juni.
Beberapa klub termasuk The Lilywhites juga telah kembali melakukan latihan bersama di pusat latihan klub.
Namun, mereka harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Liga Inggris guna menghindari penyebaran penyakit Virus Corona.