Perhatikan 5 Hal Ini Kalau Ibu Hamil Muda Mau Traveling
Hasrat untuk piknik atau berwisata memang tidak pilih kelompok umur, status sosial asal finansial untuk itu memungkinkan.
Selama hamil, tidak hanya asupan makanan yang diperhatikan. Kebutuhan cairan pun harus terpenuhi. Tidak hanya dapat melepaskan dahaga, minum air putih dapat mencegah ibu hamil dari pembengkakan. Kurang minum air putih juga dapat membuat metabolisme tubuh terganggu. Hal ini juga membuat janin terlambat mendapatkan nutrisi.
Ibu hamil harus minum lebih banyak air putih dibandingkan mereka yang tidak hamil. Pasalnya, kebutuhan cairan untuk dua orang, yaitu ibu dan bayinya. Berdasarkan penjelasan Mom Junction, seorang ibu hamil sebaiknya mengonsumsi 10-12 gelas air putih per hari.
Rutin konsumsi asam folat dan zat besi
Meski sedang traveling, ibu hamil wajib konsumsi nutrisi khusus, seperti asam folat dan zat besi. Keduanya dapat menghindarkan Anda dari anemia, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan yang berpotensi mengancam nyawa ibu dan bayi. Jika asam folat dapat mencegah terjadinya keguguran pada bayi, zat besi dapat mengurangi rasa lelah ketika Anda berlibur.
Sayangnya, Anda tentu repot membawa asupan gizi yang mengandung kedua zat penting di atas saat traveling, apalagi tidak semua sayur dan buah-buahan bisa tahan lama di dalam koper
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Musim Traveling, Ibu Hamil Muda Sebaiknya Perhatikan 5 Hal Ini,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hamil-travel.jpg)