Meski Pandemi Corona, Kue Khas Lebaran Tetap Diburu, Bunda Rayya Sudah Dipesan 700 Loyang

Masuk hari ke 16 Ramadhan, tepatnya Sabtu (9/5/2020) pengusaha kue basah dan kue kering mulai kebanjiran pesanan.

SRIPOKU.COM/RESHA
Yus selaku pemilik Dapur Bunda Rayya saat menunjukkan adonan Kue Makjola, modifikasi antara Kue Maksuba Kojo dan Lapis Legit di tokonya. 

Gunakan Strategi Penjualan Online, Pengusaha Kue Basah Palembang Masih Kebanjiran Pesanan

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Masuk hari ke 16 Ramadhan, tepatnya Sabtu (9/5/2020) pengusaha kue basah dan kue kering mulai kebanjiran pesanan.

Hari Raya Idul Fitri sangat identik dengan banyakanya makanan khususnya kue-kue manis.

Setiap rumah biasanya menyediakan beberapa ragam kue untuk disajikan kepada tamu yang akan berkunjung pada hari raya nanti.

Salah satu pembuat dan penjual kue khas Palembang adalah Yus Eliza, pemilkik toko kuiner khas Palembang bernama Bunda Rayya.

Tips Menjaga Fisik Agar Tetap Bugar Selama Puasa Ala Bek Persija, Minimal 15 Menit Per Hari

Yus adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang kuliner, khususnya kue-kue khas Palembang, seperti, kue lapis, kue kojo, kue maksuba, kue makjola, kue delapan jam, dan masih banyak varian lainnya.

Ia menamai tempat memproduksi dan menjual kue-kuenya dengan nama dapur Bunda Rayya, yang berlokasi di Jalan Letnan Jaimas No. 980C (dekat SMKN 1 Cinde).

Dua minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri, Yus mengaku dirinya telah menerima hampir 700 loyang pesanan kue basah khas Palembang.

Yus menceritakan di awal masa pandemi Virus Corona atau Covid-19 di akhir-akhir bulan Maret lalu dirinya sangat merasakan dampak tersebut.

Halaman
123
Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved