Konsumsi Vitamin D untuk Atasi Depresi dan Mood, Ampuhkah?

Kekurangan vitamin D tidak hanya berdampak pada kesehatan tulang dan gigi, tapi juga kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi pada seseorang.

Tayang:
Editor: Bejoroy
Instagram
Cara Penuhi Asupan Vitamin D untuk Cewek Berhijab. Beberapa penelitian terbaru menyimpulkan kekurangan vitamin D dapat menyebabkan depresi dan juga memengaruhi mood. 

SRIPOKU.COM - Kekurangan vitamin D tidak hanya berdampak pada kesehatan tulang dan gigi, tapi juga kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi pada seseorang.

Namun, itu tidak berarti mengonsumsi lebih banyak vitamin D saja dapat mencegah atau mengobati depresi tanpa konsumsi vitamin lainnya.

Beberapa penelitian terbaru menyimpulkan kekurangan vitamin D dapat menyebabkan depresi dan juga memengaruhi mood.

Inilah Beberapa Jenis Vitamin untuk Cegah Berbagai Virus: ada Vitamin C, Vitamin D dan Zinc

Tes Kepribadian: Gambar Topeng yang Kamu Pilih, Hasilnya Ungkap Apa yang Disembunyikan dalam Hidupmu

Satu ulasan dari 13 studi dengan lebih dari 31.000 peserta menemukan, mereka yang kekurangan vitamin D memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

"Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan depresi mayor dan minor, serta gangguan mood dan penurunan kognitif yang lebih cepat," kata Robin Foroutan, MS, RDN, HHC, ahli diet kedokteran integratif dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Kadar vitamin D yang rendah dapat merusak fungsi kognitif karena ada reseptor vitamin D di area otak yang bertanggung jawab untuk suasana hati dan perilaku, termasuk memicu depresi.

Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 600 hingga 800 unit internasional (IU) vitamin D sehari.

Sebagai referensi, satu porsi salmon mengandung vitamin D sekitar 400 IU. Beberapa makanan secara alami memiliki kandungan Vitamin D dalam jumlah pas untuk dosis harian kita.

Cara paling umum memenuhi kebutuhan vitamin D adalah lewat paparan sinar matahari, karena vitamin D disintesis oleh kulit sebagai respon terhadap sinar ultraviolet.

Luangkan waktu berjemur sekitar 15 menit di bawah sinar matahari antara pukul 10.00-15.00, setidaknya tiga kali seminggu untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin D.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-5-mei-2020

Apakah konsumsi lebih banyak vitamin D cegah depresi?

Meningkatkan kadar vitamin D dapat membantu memperbaiki kesehatan secara umum dan rasa kesejahteraan mental yang lebih kuat.

Namun, penelitian belum membuktikan bahwa konsumsi lebih banyak vitamin D adalah pengobatan untuk depresi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved