Breaking News:

Berita Palembang

Jatanras Polda Sumsel Amankan Tersangka Penggelapan Motor, Mengaku Suka Perempuan dan Judi Online

Dari tangan pelaku, anggota Jatanras Polda Sumsel mengamankan satu unit motor kawasaki ninja yang rencananya akan dijual pelaku.

SRIPOKU.COM/Bayazir Al Rayhan
Tersangka IP saat diamankan di Polda Sumsel karena kasus penggelapan motor, Senin (4/5/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - IP (34) warga maskarebet terpaksa berurusan dengan pihak Unit I Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel karena tertangkap tangan melakukan penggelapan sepeda motor di tiga TKP berbeda.

IP ditangkap di Indekos di salah satu wilayah Kecamatan Sukarami Palembang. Dari tangan pelaku, anggota Jatanras Polda Sumsel mengamankan satu unit motor kawasaki ninja yang rencananya akan dijual pelaku.

"Pelaku merupakan tersangka penggelapan sepeda motor dan kita tangkap pagi tadi di salah satu indekos yang ada di Kecamatan Sukarami Palembang. Dari tangan pelaku kita mengamankan satu unit motor kawasaki ninja yang belum dijual pelaku," kata Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, Senin (4/5/2020)

Selain itu Suryadi mengatakan tersangka ini mantan konselor di BNN Lido Bogor. Ivan melakukan penggelapan dimana salah satu korbannya adalah mantan pasiennya saat di Lido Bogor dengan berpura-pura meminjam sepeda motor Kawasaki Ninja R lalu sepeda motor itu dibawanya kabur.

"Tersangka mantan PHL di Lido Bogor. Modus yang dilakukan dengan cara meminjam dan setelah kita tangkap alasannya menggelapkan sepeda motor karena butuh uang untuk ortu yang sakit. Tapi setelah didalami lagi ternyata uangnya untuk bersenang-senang," kata Suryadi.

Hasil Pencurian di Apotek Langsung Dibangun Rumah, Dua Warga Sekayu Muba Ini Dihadiahi Timah Panas

Warga Tebing Gerinting OI Panik, Ada Orang Terkapar di Jalan Dijemput Petugas Pakai APD Lengkap

Bingung Uang Rp 13,6 Juta Ditarik Orang Lewat ATM, Sementara Kartu ATM-nya Masih Ada Padanya

Dari pengakuan tersangka ia sudah tiga kali melakukan penggelapan , yang mana korbannya merupakan teman dan juga mantan pasiennya saat berada di lokasi rehab BNN Lido Bogor.

"Aku tidak pernah mengaku aku anggota BNN Lido, karena korban aku rata - rata sudah tahu kalau aku pernah bekerja di BNN Lido Bogor," kata Ivan.

Setelah mendapat sepeda motor tersebut, ia langsung mengadaikan sepeda motor tersebut ke kawasan KM 14.

"Yang aku gadaikan baru dua sepeda motor vixion dengan harga Rp 1 - 1,5 juta. Kalau yang Kawasaki Ninja R belum sempat aku gadaikan rencananya akan digadaikan Rp 3.5 juta . Namun, belum jadi karena sudah tertangkap," lanjutnya

Menurutnya , uang hasil penggelapan ia gunakan untuk bersenang-senang untuk melepas penat dirinya.

"Aku butuh uang dan aku tidak ada pekerjaan . Uangnya aku pakai untuk relaksasi seperti bermain perempuan, beli minum-minuman keras dan untuk judi online," jelasnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved