Ramadan 2020

Penderita Asam Lambung GERD Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur!

Kebiasaan langsung tidur setelah santap sahur sebetulnya tidak dianjurkan karena sejumlah alasan kesehatan, terlebih bagi penderita Gerd...

Editor: Bejoroy
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Asam Lambung GERD. Jika pada orang normal makanan turun ke usus halus kurang lebih selama 2-3 jam, penderita Gerd membutuhkan waktu lebih lama dari itu. 

SRIPOKU.COM - Banyak orang langsung melanjutkan tidur setelah santap sahur. Kebiasaan ini sebetulnya tidak dianjurkan karena sejumlah alasan kesehatan, terlebih bagi penderita Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease).

Gerd merupakan kondisi ketika asam lambung mengalir balik menuju kerongkongan. Apabila dibiarkan dalam jangka panjang, bisa menyebabkan komplikasi karena asam lambung yang naik

Dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEG menjelaskan, pasien Gerd seringkali mengalami gangguan pengosongan lambung.

Waspadai, Bagi Penderita GERD Inilah 6 Ciri Asam Lambung Naik: dari Heartburn hingga Panas dalam

Kapan Lagi Tes CPNS?

Kondisi ini menyebabkan turunnya makanan menjadi lebih lama dari orang pada umumnya. Jika pada orang normal makanan turun ke usus halus kurang lebih selama 2-3 jam, penderita Gerd membutuhkan waktu lebih lama dari itu.

"Jadi pasien Gerd sangat saya anjurkan tidak tidur sehabis sahur," tuturnya dalam sesi Live Instagram bersama dr. Arti Indira M. Gizi, Sp. GK dan dr. Teuku Adifitrian, SpBP-RE (dr. Tompi), Senin (27/4/2020).

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Munculnya rasa kantuk setelah santap sahur memang wajar terjadi. Apalagi jika kita tidak cukup tidur di malam hari.

Jika kamu menderita Gerd dan tidak bisa menahan kantuk usai santap sahur, kamu tetap bisa tidur sejenak asalkan tetap mengatur posisi tidur. Jangan tidur dalam keadaan telentang.

"Kalau pun mengantuk, tidur setengah duduk di kursi goyang atau kursi tapi posisinya tegak," kata Kaka.

Secara umum, posisi tidur penderita Gerd di malam hari juga perlu diperhatikan. Kaka menyarankan menumpuk bantal agak tinggi untuk menghindari asam lambung yang naik ke kerongkongan.

Ini dilakukan agar tidak timbul keluhan dada terasa panas di malam hari yang pada akhirnya membuat terbangun.

Selain itu, jika penderita Gerd senang tidur menyamping, usahakan untuk tidur menyamping ke sisi kanan.

"Karena dengan miring ke kanan tidak akan reflux ke atas (kerongkongan). Ini ada di banyak jurnal," ungkap Kaka.

Penulis: Nabilla Tashandra

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://lifestyle.kompas.com/ dengan Judul:
Penderita Asam Lambung Gerd Jangan Tidur Setelah Sahur

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Facebook Sripoku
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved