Berita Palembang
4 Hari Operasi Ketupat Musi, 176 Kendaraan Pribadi Diminta Putar Balik, tak Boleh Masuk Sumsel!
Hingga empat hari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2020, terdapat setidaknya 176 kendaraan yang diminta untuk memutar balik dan tidak melanjutkan
Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Rayhan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hingga empat hari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2020, terdapat setidaknya 176 kendaraan yang diminta untuk memutar balik dan tidak melanjutkan perjalanannya.
Adapun kendaraan yang diminta untuk putar balik yakni yang akan masuk maupun keluar wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
Para pengendara tersebut diminta untuk memutar arah dan kembali ke daerah mereka masing masing.
Dari 176 kendaraan yang diminta untuk putar balik kebanyakan merupakan kendaraan pribadi yang datang dari luar Sumsel.
"Dari 176 kendaraan yang diminta untuk putar balik ini merupaka kendaraan pribadi. Datang dari luar Sumsel seperti dari Jambi, Bengkulu dan Lampung yang akan masuk Sumsel. Ada juga yang akan keluar Sumsel," jelas Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni, Selasa (28/4/2020).
Menurutnya kendaraan yang diminta untuk memutar balik ini selalu mempunyai alasan untuk mengelabui petugas.
Akan tetapi apapun alasan yang mereka utarakan tetap diminta putar balik karena sesuai dengan imbauan pemerintah untuk dilarang mudik.
Selain kendaraan pribadi roda empat, didapati juga adanya kendaraan bus bahkan motor yang berupaya untuk melakukan mudik tapi tetap diminta untuk putar balik.
"Kalau bus memang tidak boleh beroperasional mengangkut pemudik. Tetapi di lapangan masih kita temukan bus bahkan sepeda motor berusaha untuk bisa lolos dari pos check point yang kami dirikan," lanjutnya
Kendaraan yang diminta untuk putar balik sebanyak 176 kendaraan yang berasal dari tol maupun jalan lintas. saat ini banyak kendaraan yang memilih melintasi jalan lintas tol dengan tujuan bisa lolos dari periksaan petugas di lapangan.
Jumlah kendaraan yang diminta putar balik dimungkinkan akan terus bertambah. Karena diprediksi masih banyak masyarakat yang berupaya mudik meski sudah ada larangan untuk mudik.
"Bila ada kendaraan dari Palembang mau keluar biasanya anggota akan bertanya. Ada beberapa yang kami perbolehkan lewat lantaran ada orangtuanya meninggal di daerah. Itu kami bolehkan, tetapi kalau untuk mudik itulah yang kami minta putar balik," kata Juni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/erbatasan-jakabaring-palembang-banyuasin-ditutup-pakai-bus-trans-musi-psbb-palembang.jpg)