Berita Sriwijaya FC

Wabah Virus Corona Belum Kondusif, Manajemen Tutup Kantor PT SOM di Komplek Palembang Square, WFH

Manajemen menutup Kantor PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku pengelola klub Sriwijaya FC di Komplek Palembang Square.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Refly Permana
sripoku.com/abdul hafiz
Wakil Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Hendri Zainuddin SAg SH di kantor PT SOM yang merupakan sektetariat SFC Komplek Palembang Square. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seiring dengan masih belum konfusifnya penyebaran wabah Covid-19 atau Virus Corona hingga belum jelasnya kompetisi Liga 2 kapan bakal kembali bergulir, membuat manajemen menutup Kantor PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku pengelola klub Sriwijaya FC di Komplek Palembang Square.

"Sesuai arahan Bapak Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri pada tanggal 20 April 2020.

Dengan ini diumumkan bahwa mulai tanggal 21 April 2020, operasional Kantor PT Sriwijaya Optimis Mandiri ditutup sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian," kata Sekretaris Perusahaan PT SOM, Faisal Mursyid SH, Selasa (21/4/2020).

Selanjutnya bagi pegawai dapat melaksanakan aktivitasnya dari rumah (Work From Home) atau melaksanakan tugas tertentu sesuai arahan direksi.

Kecewa Penampilan Baru Rambut Aurel, Anang Hermansyah Nekat Sebut Putrinya Jelek, Ancur Banget!

"Demikianlah pengumuman ini disampaikan, agar dapat diketahui dan dimaklumi, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih," kata Faisal.

Sebaliknya jika nanti suasana membaik, pihaknya bakal kembali mengupdate koordinasi persiapan panitia sebagai tuan rumah pertandingan.

"Ketika nanti kompetisi digulir kembali, tentunya ada jadwal, nanti baru kita akan koordinasi dengan kepolisian, Dinkes, TNI, PT JSC.

Artinya walaupun kompetisi sudah berjalan, mesti diupdate lagi. Termasuk masalah tiket itu kan banyak hal seperti persiapan awal kompetisi," terang Faisal Mursyid.

Seperti diketahui Kompetisi baru akan kembali berjalan awal Juni mendatang.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan PSSI Nomor: SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, penundaan gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berakhir pada 29 Mei 2020.

Dikhawatirkan Jadi Medium Penularan Covid-19, Jokowi Larang Masyarakat untuk Mudik

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Selain batas penundaan, PSSI juga memutuskan bahwa Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Virus Corona di Indonesia, maka status disebut keadaan kahar (force majeure).

"Kalau kita sudah siap menghadapinya. Insya Allah 29 Mei persiapan untuk 1 Juli. Mengurus izin, karena sudah lebaran jedah seminggu sudah kembali aktif lagi.

Persiapan mulai latihan kembali jadwal pertandingan tanggal berapa setelah 1 Juli sesuai keputusan PSSI kemarin. Kita mengacu ke situ," kata Faisal yang juga Komite umum dan organisasi Asprov PSSI Sumsel.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved