Sekolah di Palembang Masih Menunggu Mekanisme Kelulusan dan Kenaikan Kelas

Diperpanjangnya masa belajar dirumah hingga 29 Mei 2020 membuat masyarakat pun bertanya-tanya terkait bagaimana mekanisme penilaian siswa

SRIPOKU.COM/M Aryanto
Karin (7) saat belajar di rumah dengan sistem online. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diperpanjangnya masa belajar dirumah hingga 29 Mei 2020 membuat masyarakat pun bertanya-tanya terkait bagaimana mekanisme penilaian siswa untuk kenaikan kelas dan kelulusan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang , Ahmad Zulinto mengatakan banyak poin atau penilaian yang akan kita sampaikan oleh guru.

"Kami sampaikan para guru dan kepsek ada beberapa teknik penentuan kelulusan dan kenaikan silakan sekolah yang memilih mana yang bisa dilakukan sekolah," beber dia.

Pesan Masker 120 Boks Perempuan Asal Kecamatan Gandus Ini Kena Tipu, Niat Bagi Masker Gratis Kandas

Lanjut dia, yang jelas dalam penilaian ini yang jelas menggabungkan nilai kalau SMP dari kelas 7, 8 sampai satu semester kelas 9.

"Ini harus dikolaborasikan atau digabung. Persoalan rumus kita serahkan ke sekolah.

Teknisnya memang tidak kita kunci tapi ada beberapa penilaian mungkin akan dimasukkan nilai sikap, perilaku, keterampilan dan sebagainya silakan.

Intinya semua akan diserahkan kepada pihak sekolah," pungkas dia.

Kepala SD IBA Palembang, H Paidi, mengatakan untuk penentuan baik kelulusan dan kenaikan kelas siswa ini masih mengacu berdasarkan surat edaran Kemendikbud sesuai arahan Dinas Pendidikan Kota Palembang.

"Hingga saat ini baik untuk penentuan kelulusan dan kenaikan kami masih mengikuti edaran yang ada," jelasnya, Selasa (21/4/2020).

Sardar Azmoun yang Berjulukan Messi dari Iran Diperebutkan Klub Besar, Ada Dari Liga Spanyol

Ia mengatakan untuk kelulusan ini, masih mengatakan berdasarkan nilai lima semester terakhir yakni dari kelas IV semester gasal, genap , kelas V semester gasal, genap serta kelas VI semester gasal, dan ditambah semester genap untuk tambahan kelulusan.

Untuk kenaikan kelas, yakni peserta didik menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama dua semester, deskripsi sikap baik sesuai dengan kriteria, tidak memiliki dua mata pelajaran yang masing-masing nilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan dibawah KKM atau belum tuntas, kriteria lain yang dianggap penting adalah kehadiran.

"Ini yang masih kita mengacu tapi tetap kita menunggu kabar terbaru lagi jika memang akan ada perubahan," jelas dia.

Ia mengatakan berdasarkan kalender akademik memang saat ini masih dalam proses KBM dan awal Mei sudah memasuki UN tingkat SD.

Alasan Corona Usulan Datangkan Pekerja dari Luar Ditolak,Berimbas Pasokan Listrik PLTU Banjarsari

"Kalau untuk ujian sekolah sendiri kelas satu sampai lima itu harusnya dibulan Juni tapi kita juga masih melihat ini karena apakah nanti ada perubahan atau bagaimana," jelasnya.

Namun, saat ini pihaknya juga telah membuat soal-soal ujian yany telah dibuat sejak Febuari lalu.

"Kita sudah siapkan secara tertulis, jika nanti masa libur akan diperpanjang maka kita menunggu arahan lagi apakah nanti ini akan dilakukan secara online atau bagaimana," beber dia.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved