Breaking News:

7 Tahun Berkiprah di Indonesia Jaino Matos Temukan Masalah Besar Penghambat Perkembangan Pemain Muda

Tujuh tahun berkarir di dunia sepak bola Tanah Air Indonesia, Jaino Matos memberikan kontribusi bagi perkembangan pemain usia muda.

Kompas.com
Pelatih Jaino Matos saat mengikuti program Lisensi Pro dari CBF, Federasi Sepak Bola Brasil. Jaino Matos mendedikasikan waktunya di Indonesia sejak 2013 untuk perkembangan pemain usia muda. 

SRIPOKU.COM -- Tujuh tahun berkarir di dunia sepak bola Tanah Air Indonesia, Jaino Matos memberikan kontribusi bagi perkembangan pemain usia muda.

Selama itu pun, Pelatih asal Brasil mampu melihat satu problem besar yang menghalangi pemain muda Tanah Air untuk berkiprah lebih baik di level klub mau pun timnas.

Jaino Matos menghabiskan tujuh tahun terakhir di Tanah Air, memberikan kontribusi di dunia perkembangan pemain usia muda.

Berdasarkan pengalaman terjun langsung ke lapangan, ada garis emas yang ia tarik.

"Dalam tujuh tahun terakhir, melalui riset serta data dan bukan hanya opini, kesimpulan saya yang harus dipikirkan lebih dalam adalah sikap para pemain," tuturnya dalam sesi Canda Bola di KASKUSTV.

"Attitude, keseriusan, serta kesungguhan di dalam lapangan. Bukan hanya pemain muda tapi yang senior juga, sikapnya di dalam lapangan hijau. Mereka terlalu banyak bercanda."

Pelatih yang mempunyai Lisensi Pro dari CBF (PSSI-nya Brasil) ini mengutarakan kalau pemain harus lebih banyak menunjukkan tanggung jawab dan keseriusan dalam belajar sepak bola.

"Pemain kita yang di atas usia 12-13 tahun harus sadar kalau hidup itu butuh keseriusan. Suatu saat mereka akan punya keluarga yang harus dinafkahi dan sekarang mereka punya orang tua yang menunggu hasil," tutur pria yang pernah menangani Diklat Persib dan menjabat sebagai Kepala Departemen Science and Performance di Borneo FC ini.

"Oleh karena itu, para pemain harus belajar bertanggung jawab. Jangan bercanda terlalu banyak dan over limit."

Ia mengambil kesimpulan ini berdasarkan pendekatan sports science, di mana dirinya menganalisis data GPS dari para pemain yang pernah ia tangani.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved