Jersey Cristiano Ronaldo Milik Martunis Laku Dengan Harga Lebih Tinggi Dari Tawaran Deddy Corbuzier

Jersey Cristiano Ronaldo Milik Martunis sempat ditawar Deddy Corbuzier dengan harga Rp 80 Juta, setelah melalui proses lelang dihargai Rp 180 juta

Editor: adi kurniawan
kompas.com
martunis 

SRIPOKU.COM -- Sempat diminati presenter kondang, Deddy Corbuzier saat dirinya diundang ke acara Hitam Putih pada 2013 silam. 

Guna membantu masyarakat yang terdampak Virus Corona lelang jersey bertanda tangan mega bintang Cristiano Ronaldo milik Martunis terjual dengan harga lebih dari tawaran Deddy Corbuzier yang kala itu mencapai angka Rp 80 Juta.

“Dulu kan saya ke Trans TV, setelah acara di Bali saya diundang Mas Deddy (Corbuzier) di hitam putih.  Mas Dedy sempat tawar baju yang ini, kalau tidak salah itu diangka Rp 80 juta. Saya tidak kasih, karena saya kan baru dapat dari Ronaldo,” ujarnya.

Setelah proses lelang jersey bertanda tangan mega bintang Cristiano Ronaldo milik martunis akhirnya keluar sebagai pemenang merupakan sosok pebisnis kelahiran Jakarta, Bong Chandra.

Pebisnis 32 tahun tersebut berani memberi harga tinggi senilai Rp 180 juta.

Padahal sebelumnya, pada Jumat (17/4/2020) pagi, harga paling tinggi menurut martunis senilai Rp 50 juta. Artinya, naik sebesar 260 persen.

Martunis telah mengumumkan pemenang pada Jumat pukul 21.00 WIB melalui Instagramnya.

"Alhamdulillah jersey dengan nominal tidak saya duga ini didapatkan oleh Bong Chandra dari jakarta," tulis martunis.

Pulang Kampung ke Korea Selatan, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Pemain Timnas Indonesia

Pemenang Lelang Jersey Marco Motta dan Medali Marko Simic Beri Isyarat Beli Jersey Cristiano Ronaldo

Nasib Pemain Pasca Terhentinya Kompetisi, Ini Kata Pengamat Buyung Ismu

"Kepada hak pemilik baju ini tolong jaga baju ini dengan baik, ini adalah baju kesayangan saya."

"Semoga pemilik baju ini bisa bertemu dengan sang mega bintang Cristiano Ronaldo," tandas dia.

Proses pemilihan pemenang dalam lelang jersey bertanda tangan Ronaldo tersebut selama satu minggu.

Pada hari terakhir, Martunis berinisiatif membuat grup yang berisikan tujuh penawar tertinggi untuk tawar-menawar secara intens sekaligus melihat keseriusan sang penawar.

"Di situ (grup WhatsApp) mereka boleh kasih harga siapa yang tertinggi hingga pukul 20.00 WIB," tandas dia.

 

"Jadi, tidak ada permainan (tidak serius) karena sebelumnya kan saya juga belum kenal mereka."

"Apalagi takutnya nanti salah satu di antara mereka tidak serius, maka saya anulir," jelas dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved