Biasa Gagah, Jenderal Andika Perkasa Menangis Saat Tahu Hal Ini, Istri KSAD Bereaksi yang Sama
Mendengar salah satu cerita perjuangan tenaga medis hal itu membuat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa
SRIPOKU.COM - Meningkatnya pandemi corona di Indonesia membuat Sejumlah tenaga medis pun kewalahan untuk menanggulangi virus corona ini.
Bahkan tenaga medis pun banyak yang menceritakan bahwa dirinya sampai tak bisa bertemu keluarga karena tengah berjuang menanggulangi covid-19.
Mendengar salah satu cerita perjuangan tenaga medis hal itu membuat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa tak kuasa menahan air mata.
• Kontak dengan 2 Dokter Spesialis Positif Covid-19, 30 Warga Dikarantina
• Seorang ART di Palembang Bikin Skenario Penculikan karena Ngebet Kepingin iPhone 11, Gaji Saya Kecil
• Pengakuan Majikan dari Pelaku Rekayasa Penculikan: Saya Sempat DP 700 Ribu
Jenderal Andika menangis saat menghubungi tim tenaga medis yang tangani pasien corona.
Melalui video call, KSAD Andika Perkasa memberikan perhatian kepada tim tenaga medis soal kebutuhan yang apa yang belum tersedia.
KSAD yang berada di Mabes TNI AD berbicara dengan Mayor CKM Novianti dari Instalasi Gizi RSPAD.
Lewat video call, Jenderal Andika kembali berbincang dengan yang bertugas diRSPAD Gatot Subroto.
Dalam kesempatan tersebut Jenderal Andika menanyakan kebutuhan apa yang belum tersedia dari donasi kepada Mayor Novianti.
Novianti mengaku banyak bantuan nasi boks, hingga susu dan air mineral yang telah diterima pihaknya.
Namun, untuk madu dikirim dalam botol besar dan masih kurang untuk seluruh petugas medis.
lihat foto
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers soal Enzo Zenz Allie di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).
"Oke ya, jadi yang kurang madu, nanti kita kirimkan, lewat Persit, kita cari yang kualitas bagus," ujar KSAD dalam telekonference tersebut.
Andika pun meminta istrinya, Ny Hetty sebagai Ketua Umum Persatuan Istri Prajurit TNI AD (Persit) Kartika Chandra untuk memasok madu untuk tenaga medis di RSPAD.
Atas kiriman madu tersebut, para petugas medis pun berterima kasih kepada Andika dan Ny Hetty.
Pihak RSPAD juga melakukan pengujian food security terhadap madu dan hasilnya madu murni.
Bahkan para petugas di RSPAD baik di Suhardo 1, CICU, dan bagian-bagian lainnya tak kuasa menahan haru saat telekonference bersama Andika dan Ny Hetty.
"Terima kasih bu, madu ini membuat kami lebih semangat, antibiotik alami. Doakan kami ya bu," ujar seorang petugas medis RSPAD.
Mendengar ucapan tersebut, Andika dan Hetty tak kuasa menahan air matanya.
"Saya yang terima kasih, luar biasa perjuangan mbak dan mas semua, saya ingin memeluk kalian," ujar Hetty.
Ia menegaskan, kiriman madu tersebut, tidak ada apa-apanya dibandingkan perjuangan para tenaga medis RSPAD melawan Covid 19.
"Salam sayang untuk semua di sana, Jangan sungkan, kalau butuh apa-apa bisa hubungi saya," kata Hetty.
Mayor CKM Novianti melanjutkan, para petugas menghaturkan rasa terimakasih yang tidak terhingga dan berharap tidak hanya sekali saja kiriman madu tersebut.
Suasana haru makin terasa ketika para petugas medis bercerita sudah lama tidak bertemu langsung dengan anggota keluarganya.
Bahkan ada yang sudah berbulan-bulan bekerja dan terpaksa bermalam di tempat penginapan.
"Kami hanya berharap wabah ini cepat berlalu, bu," ujar petugas medis.
Sebelumnya, TNI AD juga menyediakan fasilitas toilet portable sebagai ruang ganti dan membersikan diri tenaga medis di RSPAD, selepas tugas menangani pasien Covid-19.
Hal itu diputuskan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa berdasarkan permintaan dari salah satu tenaga medis yang mengikuti teleconference lanjutan di Mabes AD.
Penggunaan toilet portable dijaga ketat TNI AD agar tidak digunakan untuk umum, karena hanya diperuntukkan bagi tenaga medis.
Memenuhi kegelisahan tenaga medis yang tidak memliki ruang ganti selepas tugas, Jenderal Andika menginstruksikan untuk menyewa toilet portable.
“Besok akan disewakan kamar mandi portable yang lengkap dengan peralatan mandi selama sebulan. Kamar mandi ini juga harus di bawah pengawasan agar tidak dipakai oleh umum, khusus untuk tenaga medis,” tegas Jenderal Andika seperti dikutip dari tniad.mil.id.
Mulai Selasa (21/03/2020) toilet portable telah terpasang di RSPAD dan sudah dapat digunakan oleh para tenaga medis.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketika Tenaga Medis RSPAD Mendapat Kiriman Madu Dari KSAD
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Jenderal Andika Perkasa Kembali Menangis, Mendengar Perjuangan Tenaga Medis Tangani Pasien Corona, https://sumsel.tribunnews.com/2020/04/16/jenderal-andika-perkasa-kembali-menangis-mendengar-perjuangan-tenaga-medis-tangani-pasien-corona?page=all.