Berita Palembang

Mulai Pekan Depan Penerima Insentif Kartu Prakerja di Sumsel Bisa Dicairkan

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero TBK menjadi bank yang ditunjuk sebagai official digital banking partner pada penyaluran sejumlah insentif kartu

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Tatik
Pegawai bank BNI tengah melayani nasabah yang bertransaksi di teller beberapa waktu lalu 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero TBK menjadi bank yang ditunjuk sebagai official digital banking partner pada penyaluran sejumlah insentif kartu prakerja.

Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto mengatakan, penyaluran insentif kartu pra kerja nantinya akan dibagi menjadi insentif pelatihan, insentif survey, maupun menyediakan sistem cash management yang terintegasi dengan Project Management Office (PMO) kartu pra kerja dalam mengelola dana insentif tersebut agar tersalurkan secara akurat, efektif, dan efisien.

Dodi mengatakan saat ini proses pencairan masih dalam tahap menunggu penerima kartu pra kerja yang sudah tervirifikasi membuat nomor rekening BNI.

Bagi yang sudah memiliki rekening BNI tidak harus membuat rekening baru lagi tinggal menunjukan rekening lama saja.

Apabila pendaftar sudah disetujui sebagai peserta Program Kartu Prakerja, pembayaran insentif pelatihan dan uang survey dapat dilakukan melalui rekening BNI, atau OVO, Gojek dan LinkAja.

3 Kali Masuk Penjara tak Membuat Pria Asal Banyuasin ini Jera, Kini Kembali Berurusan dengan Polisi

 

Persilahkan Dana BOS Dipakai untuk Penanggulangan Covid-19 di Sekolah, Ini Mekanismenya!

Pembayaran insentif dilakukan setelah peserta menyelesaikan proses pelatihan atau kursusnya.

"Minggu depan dana sudah bisa mulai dicairkan sesuai tahapan dan ketentuannya," ujar Dodi, Selasa (14/4/2020).

Dodi mengatakan pencairan insentif kartu pra kerja ini tidak serentak atau sekaligus.

Jadi peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan lebih dulu maka dananya akan langsung dicarikan dengan cara ditransfer ke rekening langsung.

Hal ini juga bertujuan agar penerima insentif tidak membludak dan antre pada satu bank untuk mengambil dana insentif yang diperoleh.

Sebab jika dicairkan bersamaan dikhawatirkan akan ada kerumunan massa yang antre mengambil dana tersebut.

"Kita minta penerima insentif nanti tidak datang serentak ke bank karena harus juga menerapkan social distancing untuk menghindari penyebaran corona.

Jangan sampai menjalankan program pemerintah tapi tidak menghiraukan himbauan menjaga jarak," ujarnya.

Wakil Ketua PSSI Ungkap Soal Pengganti Ratu Tisha Destria, Ada Fit and Proper Test

 

Dinyatakan Sebagai ODP Saat Pulang Kampung, Kiper Persija Lakukan Isolasi Mandiri

Dodi mengatakan ditunjukannya BNI sebagai bank official penyaluran insentif pra kerja memiliki peran BNI menjadi bank yang membukakan rekening bagi peserta Kartu Prakerja, yaitu calon pencari kerja dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Membukakan rekening bagi lembaga atau balai pelatihan, yaitu Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan juga membukakan rekening marketplace dan perusahaan digital payment yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyalurkan insentif Kartu Prakerja.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved