Video Cari Masjid Untuk Sholat Jumat di Tengah Corona Didebatkan, Atalarik Syach Akhirnya Bilang Ini
Bukan tanpa sebab, di tengah pandemi virus corona yang melanda Indonesia, Atalarik Syach nekat mencari masjid untuk melaksanakan salat jumat.
SRIPOKU.COM - Aktor Atalarik Syach baru-baru ini jadi sorotan publik.
Bukan tanpa sebab, di tengah pandemi virus corona yang melanda Indonesia, Atalarik Syach nekat mencari masjid untuk melaksanakan sholat jumat.
Padahal, Atalarik Syach mencari masjid yang berada di kawasan zona merah corona.
Tak hanya sendiri, Atalarik Syach blusukan bersama dengan teman-temannya.
Momen ini dibagikannya melalui akun media sosial miliknya dan pada Jumat (3/4/2020).
Video Atalarik Syach kekeh salat Jumat di zona merah ini pun ramai dibicarakan netizen hingga viral.
Banyak netizen memberikan hujatan atas tindakan yang dilakukan ayah 2 orang anak itu.
• Selama Ini Diam-diam Glenn Fredly Simpan Rapat Penyakitnya, Sang Ayah Cuma Tahu Glenn Baik-baik Saja
• Terbayang Akan Pergi Jauh, Glenn Fredly Titipkan Mutia Ayu Pada Semesta, Sedih Ungkap Doa Pilu Ini!
• Kenapa Jokowi dan Jajarannya Kini Anti Kritik? Jawabannya Diungkap SBY, Ada Ketakutan Dirahasiakan
• Solat Jumat Diganti Sholat Dzuhur di Rumah Benarkah Boleh? Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasannya!
Tak tinggal diam, Atalarik Syach lantas menyampaikan permohonan maafnya melalui kalnal Youtube Atalarik Syach pada hari Selasa (7/4/2020).
Dalam unggahan tersebut, Atalarik mengatakan, bukan maksud hati untuk tak mengindahkan himbauan pemerintah dan para ulama.
"Saya dan mewakili yang lain yang masih melakukan salat Jumat, bukan berarti tidak mengindahkan himbauan saran Pemerintah terutama fatwa para ulama," katanya.
Namun, dirinya begitu menggebu-gebu untuk melakukan salat Jumat.
"Karena saya lagi menggebu-gebunya salat Jumat saya lagi ingin memiliki keyakinan lebih terhadap Allah SWT,"
"Ingin lebih yakin lagi nggak takut sama virus Corona tapi takut sama Allah SWT." terangnya.
Tak hanya menyampaikan permohonan maaf, Atalarik juga memberikan pembelaan diri dan saran berkaitan dengan tempat ibadah.
Ia menyarakan agar tempat umum, tempat ibadah memberikan beberapa perlindungan.
Mulai dari pembagian hand sanitizer hingga ruang sterilisasi.
"Saya cuma berpikir kalau tempat-tempat ibadah yang ada, bukan cuma masjid secara mandiri masih bisa membuat perlindungan agar jamaahnya bisa melangsungkan ibadahnya dengan nyaman dan tenang,"
"Seperti pembagian hand sanitizer, bisa bikin sebuah ruangan sterilisasi sebelum ruang wudhu misalnya,"
"Hanya buka satu akses ke dalam masjid dan para jamaah bisa dilakukan thermal scan, bawa masker sendiri, sajadah sendiri, bersalaman juga tidak diwajibkan," ujar Atalarik.
Mantan suami Tsania Marwa itu juga merasa miris dengan semakin banyaknya masjid yang tutup di tengah wabah covid-19.
"Oleh karena itu saya merasa miris, miris sekali, sedih sekali makin banyak masjid ditutup,"