Breaking News:

Berita Lahat

Wakil Ketua DPRD Lahat Ini Bagikan Beras Kepada Ratusan Tukang Becak, Sejak Covid-19 Penumpang Sepi

Sejak adanya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 penghasilan tukang becak menurun drastis, terkadang tidak mendapatkan penumpang sama sekali

SRIPOKU.COM/Ehdi Amin
Sri Marhaeni Wulansih saat memberikan bantuan beras kepada tukang becak. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Apa yang kini dirasa tukang becak di Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel, turut menyulut keperihatinan Sri Marhaeni Wulansih.

Betapa tidak, sejak adanya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 penghasilan tukang becak menurun drastis, bahkan, terkadang tidak mendapatkan penumpang sama sekali.

Kondisi inilah yang membuat Sri Marhaeni, yang juga Wakil Ketua DPRD Lahat, tergerak untuk membantu meringankan beban perekonomian para tukang becak.

Sri, membagikan beras kepada ratusan tukang becak. Tak hanya itu, Sri juga membagikan masker dengan harapan setiap keliling mencari penumpang tukang becak mengenakan masker.

"Ya kita prihatin saat ini seperti tukang becak kehilangan mata pencaharian akibat covid-19 ini. Makanya, kita berusaha tuk bantu meringankan dengan memberikan sembako. Semoga ini bisa bermanfaat dan mampu meringankan beban, "terang Sri, usai membagikan beras bagi tukang becak di kediamanya, Kamis (9/4).

Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah, Total Kini Menjadi 17 Pasien, yang Sembuh Masih Satu PDP

Berlangsung Tegang,Evakuasi Pasien Terduga Corona Dihalangi Keluarga, Polisi TNI Sampai Turun Tangan

Pasca Pulang Kampung Bertemu Keluarga di Muaraenim, Mahasiswi di Palembang Ini Alami Musibah

Ditambahkan Sri, sejalan dengan intruksi DPP Partai Golkar kegiatan bansos sudah dilakukan selama tiga hari terakhir bertajuk Golkar Peduli diberikan alat cuci tangan di lokasi keramaian, penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako untuk tukang ojek dan tukang becak.

"Untuk tukang becak sebenarnya memang ada yang dibina melalui paguyuban tukang becak Sri Marhaeni,"ujarnya.

Sementara, di hadapan tukang becak Sri, mengimbau warga tetap menjaga kesehatan, menaati imbauan pemerintah karena covid-19 ini mengancam keselamatan warga.

Ia juga meminta agar para tukang becak bersabar atas bencana ini dan terus berdoa semoga cepat berlalu sehingga kehidupan dan perekonomian para tukang becak kembali membaik.

"Saro nian pak sekarang. Paling besak sehari cuman dapat Rp10 ribu. Keseringan dak dapat sama sekali. Tidak ada penumpang pak. Bingung sekarang untuk kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup. Terimakasih nian kepada bu Sri, dengan bantuan beras ini setidaknya kami bisa makan untuk beberapa hari kedepan, "tutur Markon, salah satu tukang becak yang mendapat bantuan. EAN

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved