Breaking News:

Virus Corona

Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak Dimakamkan,Begini Penjelasan Ahli,Virus Corona tak Menyebar di Tanah

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, menjelaskan jika jenazah telah

KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Salah satu dari dua PDP corona asal Kabupaten Tasikmalaya yang meninggal saat dirawat di ruang isolasi RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya tengah dimakamkan sesuai protokol covid-19 oleh Tim Instalasi Pemulasaraan Jenazah Kota Tasikmalaya. Langkah Pemkot Tasikmalaya itu atas dasar sisi kemanusiaan serta dinilai berbahaya menyebarkan virus corona jika jenazah belum dikubur dalam waktu lebih dari 4 jam, Selasa (7/4/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, menjelaskan jika jenazah telah dimakamkan.

Maka tidak ada potensi virus menyebar dan menular melalui tanah seperti antraks.

"Tidak (menyebar dan menularkan melalui tanah). Virus kan memerlukan sel inang hidup untuk bertahan hidup. Kalau antraks, kan, bakteri," kata Panji seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Sel inang untuk virus Corona, SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 ini adalah reseptor ACE2 dalam sel RNA manusia.

Untuk diketahui, antraks merupakan penyakit zoononis.

Wabah Corona Seorang PNS Sewa 4 PSK di Hotel, Salah Satunya Masih Remaja, Sekali Kencan Rp 200 Ribu

 

Kenali Gejala Meningitis, Penyakit yang Diidap Glenn Fredly Sebelum Meninggal

Artinya, penyakit ini dapat ditularkan dari hewan ke manusia, tapi tidak dapat ditularkan antar sesama manusia.

Kasus antraks pernah terjadi beberapa waktu lalu, pada akhir tahun 2019, di Gunungkidul, Yogyakarta.

Sementara itu, saat pemandian jenazah dan penyiraman air ke tubuh jenazah sebelum dikuburkan, jenazah ini masih berpotensi menularkan virus corona, SARS-CoV-2.

"Iya, potensi itu ada (penularan virus). Oleh karenanya orang yang menangani jenazah harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai," ujar dia.

Panji memandang persoalan ini dengan prinsip virus SARS-CoV-2 dapat ditularkan terutama melalui sekresi saluran pernapasan, khususnya melalui droplet.

Akan tetapi, virus ini juga dapat ditemukan di cairan tubuh lainnya juga, termasuk dari saluran pernapasan. Oleh sebab itu, pada jenazah pasien Covid-19, kemungkinan ada penularan jika jenazah disentuh atau dicium.

Baru 40 Hari Gewa Putri Glenn Fredly Datangi Pemakaman Ayahnya, Pilu Mutia Ayu Dekati Peti Jenazah

 

Truk Tronton Melintang di Jalantim Palembang Jambi, Macet Sepanjang 3 KM tak Terhindarkan

Atau melalui cairan yang keluar dari jenazah, meski pasien yang sudah meninggal ini tidak batuk atau bersin, virus corona masih bisa menular.

"Jadi selama ini bisa dihindari, penularan (virus corona) bisa dihindari. Virusnya juga tidak akan menular lewat tanah," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan, Corona Tidak Menyebar di Tanah",

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved