Breaking News:

Dinsos Sumsel Masih Tunggu Data dari Kabupaten dan Kota, Pertumbuhan Warga Misbar (Miskin Baru)

Wabah virus Corona tak hanya berdampak terhadap perekonomian namun juga terhadap pertumbuhan warga miskin baru (misbar) di Sumsel

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com / Odi Aria Saputra
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel, Mirwansyah 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Wabah virus Corona tak hanya berdampak terhadap perekonomian namun juga terhadap pertumbuhan warga miskin baru (misbar) di Sumsel.

Pemerintah provinsi Sumsel telah meminta Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel untuk mendata tentang penambahan warga miskin baru ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Sumsel, Mirwansyah mengatakan hingga kini masih menunggu data dari kabupaten kota yang ada di Sumsel.

"Sehingga untuk dana bantuan bagi warga miskin baru, sementara sesuai dengan instruksi gubernur dulu," katanya, Selasa (7/4/2020).

Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Sumsel sebelum ada penambahan warga miskin baru, total bantuan PKH yang akan dikucurkan di Sumsel pada tahun 2020 mendekati angka Rp1 triliun.

Untuk penyalurannya akan dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali. Pada tahap pertama penyaluran tahun ini mencapai angka Rp221.434.375.000.

"Setahun akan disalurkan sebanyak empat kali atau setiap satu triwulan sekali," kata Mirwansyah.

Dia menerangkan dalam penggunaannya, KPM mendapat arahan dari Pendamping PKH yang saat ini jumlahnya mencapai 1500 orang.

Mereka juga mendapat arahan untuk menggunakan dana PKH sebaik mungkin.

"Bisa juga digunakan untuk modal usaha. Jadi, keluarga tersebut menerima manfaat dari penyaluran dana tidak hanya sekadar untuk konsumsi saja." terangnya.

Pada 5 April 2020 lalu, gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan telah melakukan kajian cepat dan sinkronisasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Sejak awal ini sudah kita investigasi melalui petugas yang memonitor PKH dan ternyata memang ada kenaikan itu. Kita sudah siapkan pendanaannya. Termasuk pemerintah kota dan kabupaten juga sudah merealokasikannya,” jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved