Breaking News:

Ibu Habisi Anak Sendiri

Takut Ada Hal Negatif, Polisi tak Biarkan Ibu Muda Ini Disel Sendirian Pasca Sebabkan Anaknya Tewas

Si ibu yang sudah diamankan di Polres Muaraenim beberapa kali terisak tangisnya ketika dimintai keterangan oleh seorang penyidik kepolisian.

sripoku.com/ardani
Seorang ibu di Muaraenim tengah menjalani pemeriksaan lantaran diduga sudah menyebabkan anaknya tewas. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Seorang bayi tiga tahun di Kabupaten Muaraenim tewas di tangan ibu kandungnya sendiri beberapa hari yang lalu.

Si ibu yang sudah diamankan di Polres Muaraenim beberapa kali terisak tangisnya ketika dimintai keterangan oleh seorang penyidik kepolisian Senin (6/4/2020).

Beberapa kali ia mengutarakan pernyasaan penyesalan lantaran anak semata wayangnya tersebut tewas setelah terkena pukulan piring dari tangannya.

Ada Edaran Pemkot Palembang, Puskesmas Ini Beroperasi Hanya Sampai Pukul 14.00

Kapolres Muaraenim,AKBP Donni Eka Syaputra, melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satya Arian mengatakan hingga saat ini kondisi pelaku dalam keadaan tertekan setelah terjadinya peristiwa merenggut nyawa putri semata wayangnya tersebut.

"Naluri seorang ibu ya pasti masih sedih dan tertekan kehilangan anak kandungnya.

Aapalagi itu penyebabnya adalah dirinya sendiri, dia sangat menyesali perbuatannya," katanya.

Ia juga mengatakan untuk menjaga agar pelaku tidak mempunyai pikiran negatif selama ditahan, pihaknya melakukan pengawasan ketat.

Selama Wabah Corona, Awkarin Berbagi Makanan Ke Driver Ojol & Sopir Taksi, Selama 30 Hari Penuh!

" Dia juga di sel tidak kita biarkan sendirian, ada beberapa tahanan lainnya yang menemani, dan selalu kita awasi," katanya.

Kejadian naas ini bermula ketika korban sedang disuapi makan oleh pelaku di rumah pelaku.

Ditengarai emosi lantaran anaknya tidak mau makan meski sudah beberapa kali coba disuapi, perempuan berusia 19 tahun ini memukul anaknya dengan piring.

Tanpa ia duga, piring itu pecah sehingga darah bercucuran dari tubuh anaknya.

Sudah mencoba membawa ke klinik hingga puskesmas terdekat, nyawa batita malang tersebut tidak tertolong.

Saat kejadian, suami pelaku sedang berada di kebun karet.

Kejadian ini sendiri dilaporkan oleh mertua si pelaku.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved