Virus Corona di Sumsel
Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Sumsel, Masih Banyak Masyarakat yang Berkumpul Keramaian
masih banyaknya kaum muda-mudi yang menghabiskan waktu malamnya berkumpul bersama di tempat-tempat keramaian seperti cafe.
Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan SRIPOKU.COM, Bayazir Al Rayhan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus penyebaran Covid-19 di Sumsel terus bertambah setiap harinya.
Update terakhir Virus Corona di Sumsel sudah ada 12 pasien yang dinyatakan positif Covid-19.
Pemerintah sendiri sudah mengimbau kepada masyarakat agar melakukan aktivitas di dalam rumah dan menghindari tempat keramaian untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 tersebut.
Akan tetapi terlihat masih banyaknya kaum muda-mudi yang menghabiskan waktu malamnya berkumpul bersama di tempat-tempat keramaian seperti cafe.
• Patroli Edukasi Corona Petugas Polsek Lais Muba Justru Temukan Hal Tak Terduga dari Seorang Warga
Tentunya dalam hal ini Satpol PP Kota Palembang terus melakukan giat penertiban di tempat-tempat keramaian demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19.
Dari giat ini Satpol PP Kota Palembang masih saja mendapati kerumuman masyarakat yang masih asik berkumpul di tengah mewabahnya virus Covid-19.
Kasatpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya, mengatakan akan terus melakukan kegiatan penertiban tempat keramaian ini demi mencegah meluasnya virus covid-19 di Palembang.
"Kita tetap melakukan edukasi ke warga, tempat keramaian di 18 kecamatan dan penertiban di cafe, masih banyak pelajar yang berkumpul, itu kita beri edukasi kepada mereka agar tidak berkumpul lagi," jelas GA Putra Jaya saat dikonfirmasi oleh wartawan SRIPOKU.COM via WhatsApp, Sabtu (4/4/2020).
Selain memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat, Satpol PP Kota Palembang juga memberikan imbauan kepada pemilik cafe untuk tidak memperkenankan masyarakat berkumpul di tengah pendemi covid-19 ini.
• Sopir Travel di Palembang Cemas Saat Jemput Penumpang dari Bandara, Maaf Jika Kami tak Banyak Bicara
Menurut GA Putra Jaya, pihaknya belum akan menutup paksa cafe-cafe yang masih menjadi tempat berkumpul anak muda tersebut mengingat saat ini sudah banyak pemilik cafe yang mengikuti arahan pemerintah untuk menutup sementara usahanya di tengah mewabahnya virus Covid-19.
"Pihak cafe sudah kita imbau agar tidak diperkenankan kumpul dalam rangka memutus mata rantai penularan covid 19 di Palembang, untuk penutupan paksa belum kita lakukan, masih mengimbau tapi sudah sebagian tutup dan tidak ada aktivitas lagi," jelas GA Putra Jaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/keramaianmasih.jpg)