Sebagian Milenial Masih Anggap HIV Bisa Menular Lewat Pelukan

HIV (Human Immunodeficiency Viruses) adalah salah satu penyakit yang telah dikenal luas di seluruh dunia.

dailymail
Ilustrasi - Sekitar 28 persen generasi milenial mengatakan mereka selama ini menghindari berpelukan, berbicara, atau pun berteman dengan orang dengan HIV. 

SRIPOKU.COM - HIV (Human Immunodeficiency Viruses) adalah salah satu penyakit yang telah dikenal luas di seluruh dunia. Sayangnya, orang-orang dengan infeksi tersebut masih mengalami stigma, terutama di A.S., terlepas dari upaya puluhan tahun untuk menyebarkan kesadaran tentang bagaimana penyakit itu menyebar dan memengaruhi tubuh.

Sebuah survei baru yang didukung oleh Merck dan Kampanye Akses Pencegahan menunjukkan bahwa 23 persen dari milenial HIV-negatif dan 41 persen Gen Z HIV-negatif sama sekali tidak diberitahu atau "hanya sedikit" diberi informasi terkait infeksi HIV.

Sebaiknya Kapan Melakukan Tes HIV?

Terbaru! Covid-19 Dunia 1 April 2020: Italia Makin Menyedihkan, Sehari 837 Meninggal

Kurangnya kesadaran tersebut, menyebabkan banyak orang menghindari interaksi sosial dengan pasien HIV.

Sekitar 28 persen generasi milenial mengatakan mereka selama ini menghindari berpelukan, berbicara, atau pun berteman dengan orang dengan HIV.

Hampir 50 persen dari semua responden, berusia 18 hingga 36, percaya bahwa seseorang yang viral loadnya abnormal dapat menularkan HIV.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Namun menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat, orang dengan HIV hanya dapat menularkan virus melalui kontak langsung dengan cairan tubuh tertentu, seperti darah dan air mani.

Temuan ini berasal dari survei online terhadap 1.596 orang milenial dan generasi Z di AS. Setengah dari responden telah didiagnosis dengan HIV.

Menurut Bruce Richman, direktur eksekutif Kampanye Akses Pencegahan, laporan tersebut harus mengingatkan publik dan pemerintah bahwa krisis AIDS masih berlangsung.

“Meskipun ada kemajuan ilmiah dan adanya advokasi dan pendidikan HIV selama puluhan tahun, para dewasa muda tampaknya tak mendapat pengetahuan secara efektif tentang pengetahuan dasar HIV,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved