Berita Prabumulih

dr Hesti Widyaningsih MARS MM Jabat Direktur RSUD Prabumulih Provinsi Sumsel,

Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih justru melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah tujuh pejabat, Senin (30/3/2020).

Editor: Tarso
Tribunsumsel.com/Edison Bastari
Sekda Kota Prabumulih, Elman ST MM saat melantik Direktur RSUD Prabumulih dan 6 pejabat eselon III lainnya. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Di tengah wabah Virus Corona Disease (Covid-19) melanda dunia bahkan Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih justru melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah tujuh pejabat, Senin (30/3/2020).

Tujuh pejabat esselon III itu dilantik dan diambil sumpahnya oleh Sekretaris daerah (Sekda) Prabumulih, Elman ST MM di ruang rapat Pemkot Prabumulih.

Adapun tujuh pejabat dilantik antara lain dr Hesti Widyaningsih MARS MM yang sebelumnya menjabat sekretaris dinas kesehatan Prabumulih dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih mengisi jabatan yang kosong ditinggal pejabat sebelumnya karena meninggal dunia karena sakit.

Sementara posisi sekretaris Dinkes diisi oleh drg Sriwidiastuti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Prabumulih Barat, kemudian Izhar SKM MKes dilantik sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, drg Wallia Illana dilantik sebagai Kepala UPTD Barat.

Lalu, dr Ersyka Aryani dilantik sebagai Kabid Pelayanan kesehatan, Lasya Warni SKM MSi dilantik sebagai Kasi Pelayanan Kesehatan Primer kemudian Suci Lestari SKM dilantik sebagai Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan.

Menurut Sekda Pemkot Prabumulih, Elman ST MM, pelantikan dan pengambilan sumpah itu dilakukan untuk mengisi jabatan kosong dan untuk mengoptimalkan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

"Kita mengisi beberapa jabatan yang kosong, penyebaran virus corona disease (Covid-19) saat ini kian meluas dan membutuhkan penanganan yang sangat serius dan cepat terutama di rumah sakit umum. Karenanya pak Tedjo (kadinkes) juga kan merangkap (Direktur RSUD) takutnya tidak bisa berjalan optimal, makanya kita melantik direktur rumah sakit umum dan sejumlah jabatan di dinas kesehatan karena bergeser satu bergeser semua," tegasnya kepada wartawan.

Setelah Ucapkan Kalimat Ini, Sardin Warga OKU Selatan Tewas dengan 10 Tusukan Pisau di Tubuhnya

Akibat Virus Covid-19, Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Dipastikan Ditunda hingga Waktu tak Tentu

Ruas Tol Kayuagung-Palembang Dibuka 1 April 2020 masih gratis, Tanpa Seremonial karena Covid-19

Elman menuturkan, jika tugas penanganan masalah kesehatan dibebankan kepada satu orang dikhawatirkan pekerjaan tidak berjalan optimal.

"Kita khawatir tidak konsentrasi, makanya ibu Hesti kita lantik dan nantinya dia fokus di rumah sakit umum mengurus masalah pelayanan, masalah medis dan lainnya," tuturnya.

Seluruh pejabat yang baru dilantik tersebut diminta agar meningkatkan kinerja terutama dalam hal penanganan Covid-19.

"Kita berharap agar tingkatkan kinerja dan keamanan kesehatan didiri dia dulu baru melayani orang, itu artinya mereka harus menajga kesehatan diri baru dapat melayani orang lain dan memberi rasa aman kepada yang lainnya itu yang kita tekankan tadi," bebernya.

Senentara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beny Rizal SH MH mengatakan pelantikan untuk mengisi jabatan yang saat ini kosong khususnya di bidang kesehatan.

"Cuman tujuh kita lakukan pelantikan, hanya untuk mengisi kekosongan seperti jabatan direktur RSUD Prabumulih dan Kabid P2KP serta lainnya," ujarnya.

Disinggung mengapa melakukan pelantikan di tengah wabah virus corona, Beny menuturkan justru pelantikan itu untuk mengisi jabatan kosong dan untuk mengoptimalkan dalam penanganan wabah Covid-19.

"Harapan kita pencegahan dan penanggulangan Covid-19 akan maksimal," tuturnya.(eds)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved