Berita Muba

Wabah Virus Corona, 5 Pasangan Pengantin di Bayung Lencir Tunda Resepsi Pernikahan

Sebanyak lima pasangan calon pengantin (catin) terpaksa menunda pelaksanaan resepsi pernikahan yang sudah dijadwalkan pada pekan ini di

SRIPOKU.COM / Fajeri Ramadhoni
Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP MM bersama Kapolsek Bayung 

Wabah Virus Corona, 5 Pasangan Pengantin di Bayung Lencir Tunda Resepsi Pernikahan

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, MUBA—Sebanyak lima pasangan calon pengantin (catin) terpaksa menunda pelaksanaan resepsi pernikahan yang sudah dijadwalkan pada pekan ini di  Kecamatan Bayung Lencir.

Penundaan ini sebagaimana maklumat Kapolri dan instruksi Pemkab Muba agar meminimalisir ancaman virus Covid-19 atau virus Corona yang dapat dengan mudah menyebar apabila ada aktivitas perkumpulan massa. 

Meski permintaan penundaan dari Forkopimcam Bayung Lencir tersebut sempat mendapatkan penolakan dengan warga, namun dengan negosiasi serta sosialisasi yang alot akhirnya pihak keluarga sepakat mentaati aturan penundaan tersebut. 

"Sebenarnya saya dan keluarga sangat kecewa pak awalnya, karena persiapan kami untuk persiapan acara sudah 90 persen. Tetapi tadi mendengar penjelasan bapak Camat Bayung Lencir, Danramil, dan Kapolsek kami merasa pantas untuk menunda kegiatan acara itu karena demi kesehatan juga," ungkap Ali Warga Tampang Baru Kecamatan Bayung Lencir, Rabu (25/3/2020).

Cerita Calon Pengantin di Palembang, Pernikahan Terancam Ditunda, Akibat Wabah Corona

 

 

Ada Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992, Anda Beruntung, Ini Misteri Uang Kuno yang Kontroversial!

Ali mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimcam Bayung Lencir dan terkhusus Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang secara maksimal mensosialisasikan bahaya ancaman virus corona serta mengedukasi warga Muba.

"Kami siap pak untuk menunda setelah mendengar penjelasan tadi, kami ucapkan terima kasih kepada pak Bupati Dodi Reza yang sangat memperhatikan kesehatan warganya," ucapnya. 

Sementara itu, Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP MM mengatakan pihaknya akan terus menyisir hingga ke kawasan pedesaan untuk mengedukasi serta mensosialisasikan bahaya ancaman virus covid-19. Ditundanya lima resepsi pernikahan ini untuk menaati maklumat yang ada.

"Alhamdulillah hari ini para penyelenggara hajatan bisa sepakat dan menunda rencana kegiatan pesta keluarga. Sosialisasi dan edukasi ini akan terus kami lakukan ke lapangan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved