Inilah Yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Jantung

Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa 45 persen dari seluruh kematian tersebut terjadi karena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Anton
Ilustrasi - Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa 70 persen kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular, dan 45 persen dari seluruh kematian tersebut terjadi karena penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Bahan kimia dalam rokok tentu saja bisa merusak jantung dan pembuluh darah.

Di samping itu, asap rokok juga bisa mengurangi oksigen dalam darah sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung karena jantung bekerja lebih keras untuk memasok oksigen ke seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, berhentilah merokok karena dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Bahkan bila kamu bukan perokok, hindarilah paparan asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif.

Batasi minum alkohol

Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Selain itu, kebiasan ini juga bisa meningkatkan kalori ekstra pada tubuh sehingga berat badan bisa naik. Kedua kondisi tersebut dapat memicu terjadinya penyakit jantung.

Dalam mencegah penyakit ini, kita perlu membatasi konsumsi minuman beralkohol. Jika kamu seorang pria, jangan minum lebih dari 2 gelas alkohol per hari. Sementara, wanita, jangan minum lebih dari 1 gelas per harinya.

Rajin aktivitas fisik

Melakukan aktivitas fisik setidaknya 30-60 menit setiap hari dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Aktivitas ini juga dapat membuat kita mengontrol berat badan sehingga mengurangi peluang untuk memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes yang dapat memicu penyakit jantung.

Kita dapat melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda. Pastikan tidak melakukannya secara berlebihan.

Tidur dengan cukup

Ilustrasi tidur nyenyak
Ilustrasi tidur nyenyak. (Bavorndej)

Siapa bilang tidur tidak penting untuk kesehatan jantung? Perlu diketahui bahwa orang yang kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, serangan jantung, diabetes, dan hipertensi. Jadi, setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas.

Sebagian besar orang dewasa membutuhkan setidaknya 7 jam setiap malam untuk tidur. Aturlah jadwal tidur, serta patuhi kapan waktu untuk bangun dan pergi tidur di waktu yang sama setiap harinya. Buatlah suasana kamar nyaman sehingga lebih mudah untuk tidur.

Mengendalikan stres

Ilustrasi meditasi di kantor 
Ilustrasi meditasi di kantor. (John Lund/Tiffany Schoepp)
Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved