Virus Corona
Presiden Jokowi Belum Berpikir Lakukan Lockdown Terkait Virus Corona, Menkeu Anggaran Rp 1 Triliun
WHO memperingatkan kepada seluruh dunia agar fokus dan serius dalam menangani penyebaran virus corona ini.
"Kita telah secara khusus mengadakan rapat paripurna mengenai corona sekali dan rapat terbatas sudah 5 kali," kata Jokowi.
"Rapat internal sehari bisa dua sampai tiga kali membahas khusus mengenai virus corona ini," sambungnya.
Sebelumnya, juru bicara Pemerintah Indonesia dalam menangani virus corona, Achmad Yurianto, juga menyatakan pemerintah tidak akan me-lockdown atau mengunci wilayah yang terjangkit virus corona.
Menurutnya, mengambil opsi lockdown justru akan meningkatkan adanya peluang penularan virus corona.
"Kami tidak akan memakai opsi lockdown, karena kalau di-lockdown, malah kita tidak akan bisa berbuat apa-apa," ujar Yuri di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020), dikutip dari Kompas.com.
Meskipun sejumlah negara sudah menerapkan kebijakan tersebut, Yuri menyebut, justru kasus di wilayah tersebut berpeluang akan bertambah.
"Konsekuensinya, kasus (Covid-19) di wilayah itu bisa jadi akan naik dengan cepat," jelasnya.
Yuri lalu mencontohkan opsi lockdown pada kapal pesiar Diamond Princess.
Ia berujar, kapal tersebut menjadi satu diantara lokasi awal virus corona di China, setelah adanya upaya mengunci orang-orang di dalam kapal.
"Begitu di-lockdown (karantina di dalam kapal), (jumlah positif Covid-19) naik angkanya."
Update Virus Corona
Laporan realtime situs Thewuhanvirus.com, jumlah pasien terinfeksi yang tembus angka 134.797 kasus.
Update terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 4981 orang hingga Jumat (13/3/2020) siang.
Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 70.387 pasien.
Data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke 128 negara.
Di Indonesia, sebanyak 5 pasien dari 35 kasus yang terkonfirmasi dinyatakan telah sembuh.
Adapun dua diantara total kasus yang terkonfirmasi dinyatakan meninggal dunia.
Terbaru, pasien 01 dan pasien 03 yang terinfeksi virus corona (Covid-19) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.