Breaking News:

Berita Muba

Pelanggan Antri untuk Diurut, Tukang Urut di Lais Muba Ini Hisap Sabu-sabu untuk Tambah Stamina

Pelanggan Antri untuk Diurut, Tukang Urut di Lais Muba Ini Hisap Sabu-sabu untuk Tambah Stamina

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Pelanggan Antri untuk Diurut, Tukang Urut di Lais Muba Ini Hisap Sabu-sabu untuk Tambah Stamina 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

Pelanggan Antri untuk Diurut, Tukang Urut di Lais Muba Ini Hisap Sabu-sabu untuk Tambah Stamina

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Dengan berdalih menambah stamina karena banyaknya langganan yang diurut, Rosadi (41) yang kesehariannya bekerja sebagai tukang urut ini harus berurusan dengan pihak berwajib karena kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

Warga Kecamatan Lais Kabupaten Muba ini merupakan tukang urut yang kesehariannya memang memenuhi panggilan dari pelanggan yang sering menggunakan jasanya.

Namun pelaku nekat memakai sabu - sabu di rumah pengedar narkoba yang saat ini menjadi DPO (daftar pencarian orang).

Rosadi dibekuk Unit Reskrim Polsek Lais Resor Muba di rumah pengedar narkoba yang mana sebelumnya, aparat Unit Reskrim Polsek Lais mendapatkan informasi dari warga bahwa ada empat orang pelaku sedang berpesta Narkoba sesuai alamat yang diberikan.

Tak mau buruan lepas, petugas pun langsung meluncur dan penggerebekan dilakukan.

Satu pemakai bernama Rosadi yang berhasil tertangkap sedangkan dua pemakai lagi berinisial KR (DPO), AL (DPO) dan satu pengedar Narkoba sekaligus penyedia tempat berpesta narkoba berinisial AG (DPO) melarikan diri saat polisi melakukan penggerebekan.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.ik melalui Kapolsek Lais AKP Syafaruddin, SH mengatakan, saat dilakukan penggeledahan Minggu (8/3/2020) sekira pukul 01.00 WIB ditemukanlah barang bukti yang diduga sabu sebanyak empat paket kecil, satu kantong besar berisikan plastik bening untuk tempat sabu, satu buah jarum yang sudah melekat di korek api merk Tokai warna biru, empat buah pipet plastik, satu lembar uang pecahan Rp5000 satu buah buku yang berisikan tulisan buku bon, dan juga satu buah bungkus rokok merk Tebu.

"Dari pengakuan tersangka, sudah setahun ini ia pakai sabu-sabu tersebut Jadi kalau mau ngurut ke pelanggannya, tersangka tidak merasakan capek," ujarnya.

Tersangka juga mengaku jika barang haram tersebut selalu dibelinya dari tangan tersangka AG (DPO). Jadi barang bukti yang ditemukan bukan hanya milik tersangka Rosidi melainkan juga milik tersangka AG.

“Satu tersangka kini berhasil ditangkap, dua pemakai dan satu pengedar melarikan diri saat hendak ditangkap dan terus kita kejar. Kepada tersangka kita kenakan Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a. UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara," tegasnya.

Sementara, Rosadi mengakui semua perbuatan yang ia lakukan menurutnya apa yang dilakukan untuk menambah stamina ketika mendapatkan pelanggan.

“Saya pakai untuk mendapatkan stamina pak, kalau pakai sabu jadi ada tenaga,”ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved