Cegah Infeksi Virus Corona, Hindari Pakai Sampel Produk di Toko Kosmetik
Pengobatan dan vaksin untuk virus corona memang belum ditemukan. Menjaga kebersihan tangan dan menghindari tempat kerumunan sangat disarankan.
SRIPOKU.COM - Pengobatan dan vaksin untuk virus corona memang belum ditemukan. Tetapi, kita bisa melakukan pencegahan agar tidak tertular virus yang sudah menginfeksi lebih dari 110.000 orang ini.
Menjaga kebersihan tangan dan menghindari tempat kerumunan sangat disarankan.
Selain itu, untuk para pecinta kecantikan juga sebaiknya menghindari penggunaan sampel produk yang biasa disediakan di toko-toko kosmetik.
• Setelah Sembuh dari Infeksi Virus Corona, Apakah Pasien Menjadi Kebal?
• Pasien Virus Corona Dilarang Video Call
• Inilah 5 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Fisik dan Mental, Ternyata Baik untuk Kesehatan Kulit
Pusat Pencegahan dan Penularan Penyakit (CDC) Amerika telah menyebutkan bahwa virus corona bisa menyebar melalui permukaan benda-benda yang terkontaminasi.
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Di Amerika Serikat, muncul desakan dari konsumen agar ritel kecantikan seperti Sephora atau Ulta Beauty menghilangkan produk contoh dari toko selama wabah corona.
Produk sampel tersebut dianggap bisa menjadi sarana penularan virus karena dipakai oleh banyak orang secara bergantian.
Kendati begitu, pihak Ulta Beauty mengatakan kepada Insider bahwa tidak semua pelanggannya khawatir dengan penularan virus lewat sampel produk.
"Kami selalu melakukan tindakan pencegahan dengan mengelap seluruh meja tempat sampel produk, pegangan pintu, botol-botol sampel, dan semuanya," kata salah karyawan Ulta Beauty.
Sementara itu, perwakilan Sephora mengatakan bahwa mereka masih memonitor keadaan dan telah menginstruksikan para karyawan di toko untuk meningkatkan protokol higienitas.
Menurut dokter dermatologi Joshua Zeichner, ada atau tidak ada wabah kita memang harus berhati-hati menggunakan produk sampel di toko. Dengan adanya wabah, maka kita harus meningkatkan lagi kewaspadaan.
"Kita tahu bahwa virus bisa menyebar melalui paparan langsung dengan droplet. Sangat mungkin virusnya bisa hidup selama beberapa waktu di lingkungan lembab, seperti lipstik atau makeup cair," kata Zeichner.
Jika kita melakukan kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi droplet, maka risiko kita tertular pun menjadi besar.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
"Hindari kontak dengan produk yang sudah terkena kulit orang lain. Setiap kuas harus dibersihkan dengan teliti, demikian juga spons makeup. Memakai produk yang kotor bukan cuma membuat kulit iritasi dan berjerawat, tapi juga infeksi," katanya. (Sumber: The Insider)
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://style.tribunnews.com/ dengan Judul:
POPULER 5 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Fisik dan Mental, Ternyata Baik bagi Kulit
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-belanja-kosmetik_20170905_171750.jpg)