Dua Warga Indonesia Positif Corona, Bandara Silampari Pantau Warga Datang Dari Luar Negeri

sejumlah bandara pun mulai siap siaga, termasuk Bandara Silampari Lubuklinggau yang sudah siaga sejak Virus Corona merebak.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel/eko
Salah seorang warga asing dilakukan pengecekan kesehatan oleh tim medis KKP dan Dinkes kota Lubuklinggau Dibandara Silampari. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Untuk pertama kalinya Pemerintah Indonesia mengumumkan ada warga Indonesia yang terpapar Virus Corona.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, di istana, Senin (2/3/2020).

Dua WNI asal Depok Jawa Barat itu positif Virus corona.

Saat ini, dua WNI berstatuskan ibu dan anak tersebut sudah dalam perawatan isolasi di Rumah Sakit Sulianto Saroso.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah bandara pun mulai siap siaga, termasuk Bandara Silampari Lubuklinggau yang sudah siaga sejak Virus Corona merebak.

Video: PTBA Resmikan Perumahan Township Tanah Putih Senilai Rp 537 Miliar

"Sejak awal kita telah menyiapkan meja pelayanan pemantauan kesehatan bagi warga yang baru pulang dari luar negeri," ungkap Kasubsi Tehnik Operasi Keamanan dan Pelayanan Bandara Silampari, Tri Pono Basuki Wijaya, pada Tribunsumsel.com.

Ia menyampaikan, setiap warga yang pulang dari luar negeri langsung dilakukan pemeriksaan dan pendataan.

Seperti beberapa waktu lalu ada beberapa warga Musi Rawas dilakukan pemantauan karena baru pulang dari luar negeri.

"Namun untuk jelasnya dan hasilnya mungkin negatif dan juga kita tidak tahu, karena yang punya wewenang manifes penumpang itu ada pada Imigrasi," katanya.

Ia mengatakan, saat ini penangan masalah Virus Corona di Bandara Silampari di pegang oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau.

"Penanganan kita sesuai dengan SOP, ketika penumpang turun langsung dilakukan pengecekan kesehatan, jika suspect dicurigai langsung evakuasi melalui jalur khusus, dari belakang langsung rumah sakit," paparnya.

Hanya saja, alat pendeteksi atau alat pemeriksaan yang dilakukan di Bandara Silampari masih konvensional dengan cara ditempel di kening, hal itu beda dengan bandara internasional sudah otomatis.

Cegah Virus Corona, Inilah 3 Langkah Sederhana Menjaga Imunitas Tubuh

"Mereka bertugas di bandara setelah rapat bersama dengan instansi terkait, mungkin pasca adanya informasi dua warga Indonesia, bandara akan lebih intensif lagi," ujarnya.

Kadinkes Kota Lubuklinggau, Cikwi Faris, beberapa waktu lalu mengatakan jika masalah Virus Corona Lubuklinggau telah menyiapkan medical center lengkap, dan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh jajaran kesehatan di kota ini.

"Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat Dinkes telah mengeluarkan himbauan melalui Walikota Lubuklinggau supaya masyarakat sama-sama peduli," ujarnya.

Ia menuturkan, jika ada orang-orang yang batuk pilek diikuti sesak nafas, kebetulan pernah bersinggung atau pernah datang ke Wuhan, Singapure, Thailand, atau Malaysia untuk segera melakukan observasi di puskesmas terdekat.

"Kemudian jika dinyatakan betul dicurigai ada pasien yang dicurigai. Maka pasien tersebut harus diantar ke Rumah Sakit Sity Aisyah sebagai rujukan regional untuk ditempatkan di ruang isolasi," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved