Cerita Sopir Angkot Mariana Pasca Adu Kambing dengan Inova di Luar Pintu Masuk Komperta Plaju
Terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua mobil di Jalan Selatan dekat pintu masuk Komperta Plaju kota Palembang, Sabtu (29/2/2020).
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua mobil di Jalan Selatan dekat pintu masuk Komperta Plaju kota Palembang, Jumat (28/2/2020) siang.
Kasubnit Laka Polrestabes Palembang, Iptu Sucipto, mengatakan saat itu mobil angkot Mariana Prajen dengn BG 1080 MM yang datang dari arah jembatan Pulau Layang Plaju dan berjalan menuju ke arah simpang pintu masuk Komperta.
Karena saat itu mobil angkot tersebut ingin menghindari lobang dan berjalan terlalu ke kanan, sopir tersebut langsung banting stir dan menabrak mobil Toyota Inova dengan BG 1287 UT yang berjalan berlawanan arah di depannya.
• Aurel Hermansyah Terlibat Perdebatan Saat Dirinya Masuk Rumah Sakit, Putri Ashanty Cuma Pasrah Gini
"Kedua kendaraan saat ini telah diamankan di Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut, dan kedua mobil yang bertabrakan mengalami rusak berat di bagian depan," ujarnya, Sabtu (29/2/2020).
"Untuk penumpang mobil angkot dan mobil Inova itu sendiri tidak mengalami luka yang cukup berat, hanya luka ringan, dan untuk kedua pengendara mobil tersebut akan kita panggil dan akan dimintai keterangan," tegasnya.
Diketahui sopir mobil angkot tersebut bernama Gusti Ardiansyah warga Jalan Pelitang Simpang Kuburan Banyu Asin, dan pengendara mobil Inova bernama Rudi Hartono warga Lorong Tembesu Palembang.
• TV Online Indosiar LIDA 2020 Top 44 Besar Grup 8 Malam Ini Jam 20.00 WIB,Link Live Streaming di Sini
Gusti, supir mobil angkot yang ditemui diruangan Kasubnit Laka mengatakan jika dirinya baru membawa angkot tersebut selama 6 bulan.
Dan pada saat kejadian dirinya membawa mobil tersebut dalam kecepatan 50/60 km/jam.
"Pada saat kejadian saya sempat menghindari lobang, namun karena mobil saya mengalami kerusakan pada terotnya, saat saya banting stir kekanan bannya tidak terkendali dan langsung menabarak mobil di depan saya.
"Pada saat kejadian saya tidak sempat mengerem mobil saya karena pada saat kejadian saya panik dan berusaha tetap menjaga kendali agar mobil saya tidak terbalik," katanya.