Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya Minta MUI Sumsel Ingatkan Masyarakat Soal Toleransi

Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat dibutuhkan dalam menjaga kerukunan dan silahturahmi antar sesama umat muslim dan umat lainnya.

Editor: Tarso
Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya bersalaman dengan Prof Aflatun Muchtar, Ketua MUI Sumsel di ruang kerja Wagub Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI)  sangat dibutuhkan dalam menjaga kerukunan dan silahturahmi antar sesama umat muslim maupun umat beragama lainnya.

Oleh sebab itu, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menegaskan agar MUI Sumsel terus berkontribusi meningkatkan toleransi kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Mawardi saat menerima Dewan Pimpinan MUI Sumsel sehubungan dengan akan mengikuti Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Ke VIII Tahun 2020 di Bangka Belitung, Senin (24/2).

“Salah satu tugas MUI Sumsel ini adalah membatu menjaga silahturahmi di Sumsel ini agar tetap rukun terutama sesama muslim ini,” kata Mawardi.

Sebab, lanjutnya, terpecah belahnya persatuan disebabkan karena tidak adanya toleransi antar sesama.

“Yang memutuskan silahturahmi itu adalah kurangnya toleransi. Kami minta agar MUI Sumsel ini terus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang arti penting toleransi. Mungkin bisa dilakukan melalui berbagai kesempatan seperti pengajian, seminar maupun sosialisasi langsung,” tegasnya.

Pecatan Polisi Palembang Ini Jual Senjata Api Rakitan, Saat akan Ditangkap Keluarkan Kartu Anggota

Spesiali Pencuri Sepeda Mahal dan Jambret Anak Sekolah di Palembang Ditembak Polisi

Banjir Melanda PALI, SDN 3 Hanya Libatkan 3 Pelajarnya untuk Naikkan Bendera Sambil Telanjang Dada

Bahkan, Mawardi berharap, persoalan toleransi antar umat beragama dapat dibawa KUII Ke VIII Tahun 2020 di Bangka Belitung tersebut untuk dapat dijadikan bahan pembahasan.

“Toleransi ini harus terus dijaga. Mungkin bahasan soal toleransi ini dapat dibawa ke KUII di Bangka nanti sehingga persatuan baik sesama muslim maupun agama lain tetap sebagaimana mestinya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Sumsel Prof Dr Aflatun Muchtar mengatakan, jika pihaknya tentu akan membantu pemerintah dalam menjaga kerukunan khususnya di Sumsel.

“Peran kami memang untuk melayani umat dan masyarakat. Tentu kami akan mendukung serta membantu pemerintah dalam menjaga toleransi antar masyarakat di Sumsel ini sehingga kerukunan di Sumsel tetap terjaga,” tuturnya.

Dia juga memastikan, jika pihaknya juga akan mendukung seluruh program yang saat ini sudah dicanangkan Pemprov Sumsel.

“Semua program tentu kami dukung asalkan untuk mensejahterakan masyarakat. Termasuk program rumah tahfidz yang menurut kami sangat luar biasa,” pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved