Breaking News:

Berita Empatlawang

240 Unit Lapak untuk Pedagang Kaki Lima di Pasar Emass tebingtinggi Siap Diundi dan Dibagi

Sebanyak 240 unit lapak untuk PKL di Pasar Emass Tebingtinggi siap diundi dan dibagi kepada para pedagang.

SRIPOKU.COM/ Awijaya
Lapak pedagang kaki lima di pasar Pulau Emas Tebing Tinggi, beberapa hari lagi akan diundi, Senin (24/2/2020) 

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Sebanyak 240 Lapak untuk pedagang kaki lima, yang selesai dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Empat Lawang yang berada di pasar Pulau Emass akan segera diundi dan dibagi kepada pedagang.

Pengundian lapak direncanakan pada Kamis (27/2/2020) mendatang, dengan peserta para pedagang kaki lima sebelumnya berjualan di Lorong Talang Padang dan pedagang kaki lima di sepanjang jalan menuju ke Pulau Emass.

"Hari Kamis tiga hari lagi, akan undi 240 lapak yang telah kita sediakan untuk menampung sementara pedagang kaki lima, yang sekarang ini terdata ada 220 pedagang hamparan dan sisanya para beberapa agen , "kata Kabid Perdagangan, Dinas Perindang, Yeni saat dibincangi diruang kerjanya, Senin (24/2/2020)

Dikatakannya, bagi pedagang yang membuat pondok sebagai lokasi berjualan sayuran selama ini akan diberi tenggang waktu selama satu minggu untuk membongkar lapak liar dan pindah ke lapak yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Nunggak Kredit Motor Dua bulan, Yuliansyah Diancam Debt Collector dengan Senjata Api

Muzaiyana yang Hanyut di Sungai Landur Desa Sukadana Empatlawang Ditemukan sudah Meninggal Dunia

Hindari Tabrakan Adu Kambing dengan Mobil, Pengendara Motor di OKU Selatan Ini Terpental dan Tewas

"Kita sudah sosialisasi, mereka merespon dengan baik dan bersedia untuk pindah jadi harapan kita jangan ada kekerasan dalam pelaksanaan relokasi nanti sebab Bupati meminta langsung bantuan dari polisi,"katanya.

Yeni menjelaskan, setelah para pedagang selesai dipindahkan pada satu tempat tersebut pihaknya berencana akan menambah lapak lagi dan agar para pedagang lebih nyaman dalam berjualan.

Sebab kondisi lapak yang sekarang ini dinilai kurang layak karena kondisi bangunan yang terbuat dari papan seadanya.

"Lokasi bangunan yang nanti ditempati dibangun pada tahun lalu, memang kondisinya agak kurang layak karena seluruhnya menggunakan kayu, jadi kedepannya akan kita bangun lagi semi permanen walaupun atasnya menggunakan kayu namun setidaknya lantainya sudah semen,"jelasnya. (cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved