Breaking News

Menyerang Organ, Bagaimana Proses Virus Corona Menginfeksi Tubuh Manusia?

Virus corona Wuhan yang kini diberi nama Covid-19 telah menewaskan lebih dari 1.500 orang secara global.

Tayang:
Editor: Bejoroy
plenglish.com
Setelah virus corona di China, wabah virus misterius baru muncul di Nigeria, 100 Terinfeksi, 15 Tewas dalam Waktu 48 Jam, dinamakan virus Lassa. 

SRIPOKU.COM - Virus corona Wuhan yang kini diberi nama Covid-19 telah menewaskan lebih dari 1.500 orang secara global. Jumlah ini melampaui angka kematian SARS dalam hitungan minggu.

SARS, MERS, maupun Covid-19 mewabahi dunia karena virus corona yang ditularkan melalui hewan ke manusia.

Seorang Nenek Ditikam hingga Tewas, Berebut Cairan Pencegah Virus Corona, Ini Kronologinya!

Mulanya Flu dan Sakit Tenggorokan, Begini Pengakuan Mengejutkan Pasien yang Sembuh dari Virus Corona

Bagaimana proses virus corona ini menginfeksi tubuh Anda?

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Dilansir dari National Geographic, Senin (17/2/2020), Covid-19 memiliki genetik yang mirip dengan SARS. Oleh karena itu, para peneliti mempelajari SARS dan MERS untuk mengetahui jawaban dari virus corona Wuhan.

Paru-paru sebagai permulaan
Bagi sebagian besar pasien, Covid-19 dimulai dan berakhir di paru-paru mereka. Virus ini menyebabkan gejala seperti flu, sehingga dikatakan penyakit pernapasan.

Mereka menyebar dengan khas ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, menyemprotkan tetesan yang dapat menularkan virus kepada siapa pun yang berada dalam kontak dekat. Setelah itu, pasien mungkin memulai penyakit dengan demam dan batuk, kemudian berkembang menjadi pneumonia atau semakin memburuk.

Ilustrasi
Ilustrasi (SRIPOKU.COM/ANTON)

Setelah wabah SARS, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa penyakit ini biasanya menyerang paru-paru dalam tiga fase. Yaitu fase replikasi virus, hiper-reaktivitas imun, dan perusakan paru-paru. Namun, tidak semua pasien menjalani ketiga fase ini.

Menurut data awal, 82 persen dari kasus Covid-19 menyebabkan gejala yang lebih ringan, sedangkan sisanya parah atau kritis.

Menurut profesor rekanan Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Matthew B. Frieman, virus corona Wuhan nampaknya mengikuti pola dari SARS, setelah dia mempelajari virus corona yang sangat patogen.

Pada hari-hari awal infeksi, virus corona Wuhan dengan cepat menyerang sel-sel paru-paru manusia. Sel-sel paru itu datang dalam dua kelas, sel yang membuat lendir dan sel dengan tongkat seperti rambut atau disebut silia.

Meskipun kotor ketika berada di luar tubuh, lendir membantu melindungi jaringan paru-paru dari patogen dan memastikan organ pernapasan Anda tidak mengering. Sel-sel silia berdetak di sekitar lendir, membersihkan puing-puing seperti serbuk sari atau virus.

Frieman menjelaskan bahwa SARS menginfeksi dan membunuh sel silia, yang kemudian mengelupas dan mengisi saluran udara pasien dengan puing-puing dan cairan.

Selain itu, Frieman berhipotesis bahwa hal yang sama terjadi dengan virus corona Wuhan. Itu karena studi paling awal pada Covid-19 telah menunjukkan bahwa banyak pasien mengembangkan pneumonia di kedua paru-paru, disertai dengan gejala seperti sesak napas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved