Berita Muba

Zumarik Tewas Tersetrum Listrik untuk Usir Babi di Kebun Sawit Desa Mendis Jaya Bayung Lencir Muba

Zumarik bin Tumino (29) warga RT 01 RW 01 Desa Wonorejo Kecamatan Bayung Lencir diduga tewas tersetrum kawat listrik untuk mengusir hama babi.

Zumarik Tewas Tersetrum Listrik untuk Usir Babi di Kebun Sawit Desa Mendis Jaya Bayung Lencir Muba
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Jenazah Zumarik saat ditemukan warga tergeletak di tengah kebun sawit di Desa Mendis Jaya Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin. Tampak senapan angin milik Zumarik untuk berburu ayam hutan. 

Diduga Tersentrum Kawat Hama Babi, Zumarik Warga Muba Meregang Nyawa

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Masyarakat Kampung Sawah Desa Mendis Jaya Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki, Senin (17/2/20) sekitar pukul 08.00 WIB.

Diketahui mayat tersebut bernama Zumarik bin Tumino (29) warga RT 01 RW 01 Desa Wonorejo Kecamatan Bayung Lencir yang diduga tewas tersetrum kawat listrik untuk mengusir hama babi.

Kejadian tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar ketika hendak pergi ke kebun, melihat dari kejauhan ternyata sesosok mayat laki-laki yang telah meninggal dunia tegeletak di tengah perkebunan sawit masyarakat.

Melihat kejadian tersebut dirinya langsung melaporkan peristiwa dilihat ke Kepala Desa, barulah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir, mengatakan dirinya mendapatkan laporan dari warganya terkait laporan penemuan mayat di areal perkebunan sawit. Korban diduga tewas akibat tersengat aliran listrik pada kawat untuk mengusir hama babi.

"Tempat tinggalnya di wonorejo, diduga dia berburu mencari ayam hutan, kesetrum alat setrum babi, pemilik alat setrum kurang tahu siapa" kata Toyibir.

Lanjutnya, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan mobil jenazah pemerintah kecamatan untuk dibawa ke RSUD Bayung Lencir.

Ingin Buat Sertifikat Tanah dengan Biaya Rp200 Ribu? Begini Penjelasan Berikut Syaratnya

Bupati Musirawas: Luar Biasa Respon Diberikan Gubernur Sumsel untuk Masalah Banjir di Musirawas

Polres Ogan Ilir Terbakar dan Ruang Kasat Reskrim Ludes, Bupati OI Ilyas Panji Alam Janjikan Ini!

Terkait peristiwa ini pemerintah kecamatan akan segera melakukan himbauan kepada para petani swadaya untuk tidak lagi melakukan upaya penanggulangan hama babi dengan cara membuat perangkap menggunakan alat setrum.

“Kita minta masyatakat tidak lagi menggunakan alat setrum untuk mengusir hama babi dan lainnya. Kita akan membuat edaran secara tertulis mengenai larangan pemberantasan hama tanaman dgn cara menyetrum, karena hal tersebut masih menjadi kebiasaan para petani dan kejadian ini sudah sering terjadi sebelumnya,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bayung Lencir AKP Jonroni melalui Kanit Reskrim IPDA Dedi Kurniawan membenarkan adanya temuan mayat tersebut, korban diduga sementara meninggal dunia kesentrum kawat listrik yang dialri listrik.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Kita juga menemukan kawat diduga kabel untuk alat setrum, namun mesin tidak ditemukan dilokasi, semua pihak terkait akan kita panggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut,”ungkapnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved