Cerita Adam Warga Prabumulih Pulang dari China,14 Hari tak Keluar Rumah,Dinyatakan Negatif Corona

Setelah selama 14 hari pulang dari kota Xuzhou China, dan mendapat perawatan serta pengawasan dari petugas kesehatan, Adam Amrismafasyah (20)

Cerita Adam Warga Prabumulih Pulang dari China,14 Hari tak Keluar Rumah,Dinyatakan Negatif Corona
SRIPOKU.COM / Edison
Tim medis ketika melakukan pemeriksaan terhadap Adam, Jumat (14/2/2020) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Setelah selama 14 hari pulang dari kota Xuzhou China, dan mendapat perawatan serta pengawasan dari petugas kesehatan, Adam Amrismafasyah (20), dinyatakan sehat dan aman dari virus corona.

Adam dinyatakan sehat dan bebas dari virus corona apalagi selama 14 hari tidak pernah ada gangguan kesehatan dan adanya keluhan kesehatan.

"Tepat hari ini masa inkubasi kami selesai, sudah 14 hari sejak kedatangan, selama ini tidak ada masalah. Tidak ada yang sakit, jadi bisa dipastikan kami aman," tulis Adam melalui pesan whatsapp wartawan Tribunsumsel.com, Jumat (14/02/2020).

Adam mengaku, sesuai prosedur kesehatan dilakukan tim kesehatan mengharuskan, dirinya bersama beberapa temannya yang pulang dari Cina untuk menjalani masa inkubasi selama 14 dan tidak boleh meninggalkan rumah.

"Selama masa itu kita tidak boleh keluar rumah, jadi petugas kesehatannya yang datang ke rumah untuk pemeriksaan," katanya.

Menurut mahasiswa Jiangsu University jurusan International Economic and Trade itu, petugas kesehatan yang datang kerumahnya rutin tersebut biasanya memeriksa suhu badan dan indikasi-indikasi penyakit.

Warga Palembang Pulang dari Natuna, Diperiksa di Jakarta, Jika Sehat Bisa Langsung Pulang

Pemkot Belum Dapat Kabar Ada Warga Palembang dari Natuna Akan Dipulangkan Besok

 

"Mereka sebenarnya bilang asalkan daya tahan tubuh kita kuat maka susah tekena virus, tapi tetap harus jaga kebersihan, pola makan dan gizinya serta hal lainnya," beber Adam.

Lebih lanjut pria kelahiran Prabumulih pada 1 Maret 2000 itu menjelaskan, dirinya sedikit merasa bosan selama 14 hari menjalani masa inkubasi karena tak pernah keluar rumah dan hanya diisi dengan membaca materi kuliah.

"Setelah selesai masa inkubasi ini lega sekali, jadi bisa meyakinkan orang lain bahwa kami benar-benar aman (dari virus corona) dan bisa mulai melakukan aktivitas lain," jelasnya.

Selain mengurung diri di rumah dengan belajar materi kuliah, Adam mengaku selama pulang dirinya bersama Fauzan (Prabumulih) dan Rijal (OKI) yang sama-sama mahasiswa asal Jiangsu menjalankan bisnis online milik orang tua Fauzan.

"Kami diberi izin oleh orang tua Fauzan menjalankan bisnis pengolahan plastik selama kami libur. Lumayan untuk pengalaman dan seseran," katanya.

Disinggung mengenai kuliah, Adam menjelaskan jika informasi dari kampus libur hingga Maret mendatang dan belum ada tanggal pasti kapan akan mulai belajar-mengajar.

"Informasinya mulai 18 Februari ini bakal dimulai kelas online, jadi nanti belajar lewat laptop di rumah masing-masing melalui video streaming atau video call," jelasnya.

Warga Palembang Asal Wuhan yang Dikarantina di Natuna Akan Dipulangkan Besok, Ini Identitasnya

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved