Berita Palembang

Menginap di Rumah Orangtuanya, Rumah Erni di Sematang Borang Palembang Dibobol Maling

Korban mendapati rumahnya sudah dibobol maling dan barang-barang di dalam rumah sudah hilang dibawa kabur maling.

Menginap di Rumah Orangtuanya, Rumah Erni di Sematang Borang Palembang Dibobol Maling
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Emi melapor ke Polrestabes Palembang, Kamis (13/2). Terkait rumahnya yang dimasuki maling. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Ditinggal menginap ke rumah orang tuanya, Emi Suhartini (37) warga Jalan Darma Bakti, Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang harus melihat rumahnya menjadi sasaran maling.

Pasalnya saat pulang ke rumah pada Ahad (2/2) sekitar pukul 11.00, korban mendapati rumahnya sudah dibobol maling dan barang-barang di dalam rumah sudah hilang dibawa kabur maling.

Diketahui rumah korban memang sering sepi karena sang suami sering bekerja diluar daerah dan korban sering menginap di rumah orang tuanya bersama dengan keempat anaknya.

"Saya memang sering menginap di rumah orang tua saya tapi tidak ada kejadian seperti ini, baru ketahuan pas saya pulang ke rumah. Dimana melihat rumah sudah tidak ada barang-barang lagi," kataya, Kamis (13/2), saat melapor ke Polrestabes Palembamg.

Emi mengaku ia sudah mengetahui identitas pelaku yang mencuri di rumahnya tersebut.

PT GON Siap Penuhi Tuntutan Karyawan, Masih Dihitung Disnaker, Diminta Karyawan Kembali Bekerja

Transmusi Rute Palembang Indralaya Berhenti Operasional, Mahasiswa Unsri Beralih Gunakan Damri

Banjir di Desa Pauh Muratara, 2298 Jiwa Terdampak, Sekolah dan Pustu Terendam

Balita Anak Kapolres Barelang Kombes Pol Prasetyo Cium Kening Ibunya, Isak Tangis Penuhi Rumah Duka

"Saya mengetahui kalau dia pelakunya lantaran aksinya terlihat oleh tetangga lain, dimana telah melakukan pencurian di dalam rumah saya," katanya kembali.

Akibat kejadian tersebut korban bersama adiknya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

"Saya baru bisa melaporkan kejadian sekarang lantaran banyaknya pekerjaan rumah yang harus diurus dan juga menunggu suami pulang," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan polisi mengenai pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Laporan sudah kita terima dan laporan polisi akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sudah kita dapati identitasnya dari korban sehingga bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama lima tahun penjara," tutupnya. (diw). ‎

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved