Advertorial

PT GON Siap Penuhi Tuntutan Karyawan, Masih Dihitung Disnaker, Diminta Karyawan Kembali Bekerja

Direksi PT Golden Oilindo Nusantara (GON) menegaskan, pihaknya tengah menjalankan apa yang menjadi tuntutan karyawannya beberapa waktu lalu.

PT GON Siap Penuhi Tuntutan Karyawan, Masih Dihitung Disnaker, Diminta Karyawan Kembali Bekerja
SRIPOKU.COM/Resha
Heriyanto-staf khusus PT GON 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Direksi PT Golden Oilindo Nusantara (GON) menegaskan, pihaknya tengah menjalankan apa yang menjadi tuntutan karyawannya beberapa waktu lalu.

Mereka meminta waktu, agar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumsel menghitung apa yang menjadi hak-hak dan kekurangan mereka.

"Komitmen perusahaan, akan kita penuhi semua. Berilah waktu Disnaker menghitung itu, akan kita penuhi," ujar Staff Khusus Direksi PT GON, Heriyanto saat dihubungi, Kamis (13/2/2020).

Pihaknya mengatakan, saat ini berkas masalah tersebut sudah berada di Disnaker Provinsi Sumsel melalui Disnaker Ogan Ilir. Sehingga, ia meminta kepada pekerja yang mogok untuk segera kembali bekerja.

"Berilah mereka waktu. Toh kan kita penuhi," ucapnya.

Sebelumnya, sebagian pekerja di perusahaan tersebut melakukan aksi mogok kerja dan demonstrasi di Disnaker Ogan Ilir, beberapa waktu lalu.

Aksi tersebut dipicu oleh beberapa hak mereka yang diklaim tidak terpenuhi.

Heriyanto mengatakan, satu tuntutan itu diantaranya yaitu tuntutan mereka tentang Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) yang harus segera diberlakukan di perusahaan tersebut.

Banjir di Desa Pauh Muratara, 2298 Jiwa Terdampak, Sekolah dan Pustu Terendam

Akbar Otak Perampokan dan Pembunuhan Sopir Taksol di Palembang Divonis Hukuman Mati, Ini Ekspresinya

Mobil Hilang tapi Masih Bayar Kredit, Pahami Lagi Aturan Saat Membeli Mobil Secara Kredit

Mereka meminta agar perusahaan mulai memberlakukan UMSP perusahaan berskala besar, sekitar Rp3,1 Juta.

"Sebelumnya kira menggunakan UMP. Sektor pengolahan tergantung skala perusahaan. PT GON ini baru masuk sekala besar akhir tahun Oktober kemarin. Otomatis kita akan memenuhi UMSP skala besar dengan penyesuaian per November, Desember Januari," ungkapnya.

Terkait kekurangan gaji, saat ini masih diperhirungkan di Disnaker Provinsi Sumsel. Karena hal itu berkaitan dengan uang lembur, THR dan lain-lain.

Belum lagi tuntutan lain seperti Peraturan Perusahaan ketika berakhirnya masa kerja, juga tengah mereka godok.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pekerja yang masih melakukan aksi mogok kerja, agar segera kembali bekerja karena aktivitas produksi menjadi terhambat.

"Sampai hari ini yang mogok kerja sudah 29 orang. Yang lain sudah sadar semua. Per Januari ini sudah kita benahi semua apa yang kita anggap kurang, mohon bersabar," jelasnya. 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved